loading=

Ribuan Jiwa Terdampak Banjir di Ketapang

Dalam beberapa hari terakhir, banjir semakin meluas di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ketapang yang mengakibatkan ribuan jiwa terdampak
Dalam beberapa hari terakhir, banjir semakin meluas di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ketapang yang mengakibatkan ribuan jiwa terdampak. Foto: naufal

Ketapang, BerkatnewsTV. Dalam beberapa hari terakhir, banjir semakin meluas di sejumlah kecamatan di Kabupaten Ketapang yang mengakibatkan ribuan jiwa terdampak.

BPBD Ketapang mencatat banjir melanda di Kecamatan Simpang Hulu, Kecamatan Tumbang Titi, Kecamatan Air Upas, Kecamatan Jelai Hulu, Kecamatan Manis Matan dan Kecamatan Sandai

Kepala BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwatoro menjelaskan, kecamatan yang paling parah di Kecamatan Jelai Hulu dan Kecamatan Tumbang Titi dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 170 cm.

“Berdasarkan hasil monitoring banjir di Kecamatan Jelai Hulu, banyak fasilitas umum yang terdampak seperti Pasar, Tempat Ibadah, Kantor Desa, Puskesmas, Sekolah dan Jalanan,” ujar Yunifar, Senin (10/10).

Adapun desa yang terdampak adalah Desa Kusuma Jaya sebanyak 235 KK/282 jiwa terdampak, 127 rumah terendam dan 33 rumah terdampak. Banjir juga menyebabkan jalanan tidak dapat dilewati.

Baca Juga:

“Banjir di badan jalan lebih dari 75 hingga 230 cm, halaman rumah warga lebih dari 95 hingga 195 cm dan memasuki rumah warga mencapai 50 hingga 110 cm,” jelasnya.

Desa lainnya yang terdampak yaitu Desa Riam Danau Kanan dengan 481 KK/1521 Jiwa yang terdampak dengan total rumah terendam sebanyak 147 rumah dan rumah yang terdampak sebanyak 157 rumah.

“Ketinggian banjir di badan jalan lebih dari 90 hingga 160 cm , memasuki halaman rumah 110 hingga 170 cm dan masuk kedalam rumah setinggi 50 hingga 70 cm,” terang Yunifar.

Yunifar juga menjelaskan, banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Jelai Hulu disebabkan tingginya intesitas curah hujan dan ditambah luapan air sungai dari daerah hulu, sehingga merendam permukiman warga yang berada di pinggir sungai dan sekitarnya.

“Hingga saat ini belum ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat banjir, sementara ini debit air masih terus meningkat, jika terjadi hujan yang cukup lebat diprakirakan luapan banjir akan semakin bertambah, diharapkan kepada semua warga agar tetap waspada,” imbaunya.(naf)