Anggota MPR, DPD dan DPR RI sosialisasikan empat pilar kepada para guru yang tergabung dalam PGRI Kubu Raya.
Anggota MPR, DPD dan DPR RI sosialisasikan empat pilar kepada para guru yang tergabung dalam PGRI Kubu Raya. Foto: ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) telah lama dihapus.

Wacana menghidupkan kembali bergulir. Lantaran semakin hari pemahaman terhadap Pancasila dinilai kian memudar terutama bagi kalangan generasi muda.

“PMP dan penataran P4 ini harus dihidupkan kembali. Ini sangat penting karena kita lihat banyak generasi muda tidak paham dengan Pancasila. Sudah mulai terdegradasi,” tegas Anggota Komisi V DPR RI, Sy Abdullah Alkadri usai sosialisasi empat pilar terhadap guru, Senin (31/5).

Kekhawatiran wakil rakyat dari Kalbar ini cukup beralasan. Sebab saat ini masih banyak terlihat generasi muda yang tidak hapal bahkan menghayati dan mengamalkan Pancasila maupun 36 butir yang terkandung didalamnya.

“Kalau ini dibiarkan terus berlarut-larut maka setiap generasi muda yang muncul akan mudah terdoktrin dan dirasuki dengan paham radikal,” ujarnya.

Baca Juga:

Maka, ia menurutnya, setiap guru di semua sekolah harus menyosialisasikan secara masih tentang empat pilar yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UU 1945 sebagai konstitusi negara dan ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

“Guru salah satu pihak yang sangat tepat memberikan pemahaman tentang empat pilar ini melalui dunia pendidikan,” tuturnya.(rob)