Partoli Gabungan di perbatasan RI cegah keluar dan masuknya HPHK dan OPTK ke wilayah NKRI.
Partoli Gabungan di perbatasan RI cegah keluar dan masuknya HPHK dan OPTK ke wilayah NKRI. Foto: ist

Sanggau, BerkatnewsTV. Patroli gabungan antara Karantina Pertanian, TNI dan Polri dilakukan serentak di empat wilayah perbatasan RI – Malaysia.

Patroli dilakukan di jalur tidak resmi yang kerap dijadikan pelintas batas secara ilegal untuk memasukan komoditas pertanian.

Empat wilayah yang menjadi sasaran patroli diantaranya PLBN Entikong, PLBN Aruk, PLBN Badau, dan PLB Jagoi Babang.

Kepala Karantina Pertanian Entikong Yongki Wahyu Setiawan mengatakan patroli untuk mencegah masuk dan tersebarnya HPHK dan OPTK melalui media pembawa yang diselundupkan melewati jalur tidak resmi.

Baca Juga:

“Patroli juga bertujuan meningkatkan sinergitas antaristansi dalam fungsi pengawasan perbatasan dan menegakan aturan perkarantinaan yang diatur dalam UU 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan,” katanya, Rabu (20/1).

Patroli menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan keluar / masuknya hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) ilegal ke wilayah NKRI yang membahayakan pertanian Indonesia.

“Karantina Pertanian Entikong berkomitmen untuk menjaga garis perbatasan yang membentang lebih dari 900 Km di Kalbar. Kita berharap patroli ini dapat menjaga kedaulatan, sumber daya dan keanekaragaman hayati serta menegakan aturan perkarantinaan,” tegasnya.(pek)