Petugas Kesehatan ketika melakukan rapid test terhadap anggota DPRD Sanggau.
Petugas Kesehatan ketika melakukan rapid test terhadap anggota DPRD Sanggau. Foto : pek

Sanggau, BerkatnewsTV. Enam orang anggota DPRD Kabupaten Sanggau dikabarkan reaktif covid-19 setelah jalani rapid test pada Senin (16/11).

“Iya pak,” jawab Anggota Satgas Covid-19 bidang data dan informasi yang juga Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau Sarimin Sitepu ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (19/11).

Dikatakan Sarimin, pemeriksaan terhadap seluruh Anggota DPRD Sanggau terkait rencana keberangkatan mereka berkonsultasi terkait Pansus Tiga Raperda inisiatif DPRD.

“Mereka rencananya akan berkonsultasi terkait tiga Raperda inisiatif DPRD. Cuma saya tidak tahu mereka mau berkonsultasi kemana,” ungkapnya.

Atas ditemukannya enam Anggota DPRD Sanggau yang dinyatakan reaktif, tim gugus tugas menyarankan mereka melakukan isolalasi mandiri dan menjalankan tes Swab.

Baca Juga:

“Kita sarankan mereka isolasi mandiri. Kita juga minta mereka menjalani tes Swab. Dari enam orang itu, satu orang sudah menjalani tes Swab tapi hasilnya belum ke luar, sementara lima orang lainnya kita minta menjalani tes Swab di Puskesmas terdekat di tempat mereka masing-masing,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sanggau Jumadi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya enam Anggota DPRD Sanggau yang dinyatakan reaktif.

“Iyang benar,” jawabnya singkat.

Dijelaskan Jumadi, reaktif tidak sama dengan positif. Reaktif bisa saja pada saat yang bersangkutan menjalani rapid-test sedang dalam kondisi lelah sehingga menimbulkan demam ataupun flu.

“Nah, sebagaimana protokol kesehatan, yang bersangkutan harus menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari kedepan. Harapan kita yang bersangkutan benar-benar istrahat, dan berobat. Semoga saja mereka hanya reaktif tidak sampai positif,” harapnya.(pek)