Sekadau, BerkatnewsTV. Dampak yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 sangat terasa di seluruh daerah khususnya Kabupaten Sekadau. Penjualan motor pun menjadi terkena imbas dari virus yang kurang lebih sudah hampir lima bulan berjalan.
Nina, salah satu karyawan agen motor baru di Sekadau menuturkan, dalam beberapa bulan terakhir sejak pandemi Covid-19 penjualan merosot drastis hingga 50 persen.
“Sebelum adanya Covid-19 penjualan bisa mencapai 30 sampai 40 unit perbulan. Namun, saat ini penjualan di Cabang kita hanya berkisar belasan unit perbulannya,” ungkap Nina, Selasa (7/7).
Baca Juga:
Nina mengaku, turunnya daya beli karena ekonomi masyarakat yang menurun drastis sejak munculnya pandemi Covid-19. Harga motor juga mengalami kenaikan Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per unitnya.
Nina juga menjelaskan, untuk DP pembelian motor saat ini minimal harus 20 persen dari harga motor. Syarat pengajuan kredit juga diperketat sehingga membuat masyarakat banyak yang mengurungkan niatnya membeli motor untuk sementara waktu ini.
“Syarat wajib pengajuan kredit itu harus mempunyai pekerjaan tetap serta ada beberapa kriteria pekerjaan yang tidak bisa diajukan,” kata wanita yang sudah setahun bekerja di salah satu agen motor di Sekadau itu.
Nina pun berharap Covid-19 segera berakhir, agar kondisi ekonomi masyarakat segera membaik sehingga berpengaruh terhadap kembali normalnya penjualan motor di Sekadau.(gun)













