Sugiman dan Teruna terdakwa kasus kebakaran lahan di PT. SISU II menjalani proses persidangan akhir, Senin (30/3) pagi. Foto: Pek

Sanggau, BerkatnewsTV. Setelah melalui proses persidangan yang cukup panjang di Pengadilan Negeri (PN) Sanggau, akhirnya Sugiman dan Teruna terdakwa kasus kebakaran lahan di PT SISU II menjalani proses persidangan akhir, Senin (30/3) pagi.

Sidang yang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Sanggau Arief Budiono didampingi dua hakim anggota masing Eliyas Eko Setyo dan Yuristi Laprimoni itu dikawal ketat aparat keamanan dari Kepolisian dan TNI.

Sementara jaksa penuntut umum dihadiri Agus Eko Wahyudi dan R. Joharca Dwi Putera. Terlihat juga puluhan tokoh dewan adat dayak beserta para tokoh dayak dari beberapa Kabupaten, diantaranya Sanggau, Sintang dan Landak.

Dalam putusannya, hakim memvonis kedua terdakwa lalai sehingga menyebabkan lahan milik orang lain terbakar.

Mereka divonis dua bulan satu hari penjara dan denda Rp 1 juta. Vonis tersebut berbeda dengan tuntutan Jaksa yang menuntut tiga bulan dan denda Rp1 juta.

Menanggapi putusan hakim tersebut, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sanggau, Agus Eko Wahyudi menyampaikan masih pikir-pikir.

“Masih kita pertimbangkan, apakah lanjut atau tidak. Waktu kita tujuh hari untuk memutuskan,” jawabnya singkat.

Usai mengikuti proses persidangan, Sekjen DAD Kabupaten Sanggau Urbanus menyampaikan ucapan terimakash kepada semua pihak yang telah mengawal persidangan kasus Karhutla ini.

Urbanus juga berharap kedapan tidak ada lagi peladang yang dikriminalisasi dan di tangkap sehingga sehingga masyarakat Dayak dan masyarakat yang mayoritas berladang tidak ada yang tersangkut hukum.

“Saya berharap kita setelah ini di bulan Agustus nanti tetap berladang, dan kedepan tidak ada lagi peladang yang di tangkap oleh aparat. Kalaupun memang ada peladang yang melakukan kesalahan biarlah di selesaikan secara masyarakat adat kalau tidak mampu maka akan diserahkan ke aparat penegak hukum,” ujar Urbanus.

Sugiman, salah satu terdakwa mengaku senang mendengar keputusan hakim.

“Saya senanglah dengar keputusan hakim. Sesuai impian sayalah,” ujarnya kepada sejumlah wartawan yang menemuinya usai sidang. Sugiman menegaskan akan terus berladang karena menurutnya disitulah ia bisa menggantungkan hidupnya.

“Sebagai orang dayak tetaplah beladang. Kalau ndak beladang kita makan apa,” pungkasnya. (pek)