Para penari Sanggar Segentar Alam yang akan mengikuti Festival Tari Kreasi Dayak di Pontianak. Foto: Pek

Sanggau, BerkatnewsTV. Sanggar Segentar Alam Sanggau kembali berpartisipasi mengikuti lomba festival tari kreasi dayak tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak.

“Lombanya nanti out door di taman budaya dari tanggal 13 – 15 Maret 2020,” kata Sunaryo Adema, pimpinan Sanggar Segentar Alam Sanggau kepada wartawan, Jumat (13/3) siang.

Sunaryo menyebut, Sanggar Segentar Alam siap memberikan yang terbaik diajang festival tersebut.

“Kalau bicara kesiapan, anak – anak sudah latihan, dari kru – kru kita yang lain pun sudah siap untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Sanggau di tingkat Provinsi,” pungkasnya.

Disinggung tarian apa yang akan ditampilkan dalam ajang lomba tersebut, Sunaryo mengatakan sudah mempersiapkan tarian khusus bagi para penonton.

Tarian dimaksud adalah tarian ‘Manu Sunge’. Manu Sunge berasal dari bahasa Dayak yang artinya pergi ke Sungai. Manu Sunge adalah istilah yang dipakai masyarakat Dayak dalam melakukan aktifitas di Sungai, seperti menyaok, menyeropang, mosat dan aktifitas sungai lainnya.

Dijelaskan Sunaryo, bahwa tarian ini merupakan tari kreasi garapan baru yang digarap sedemikian rupa dengan berpaku pada gerakan tradisi yang ada.

“Tarian ini menggambarkan kehidupan masyarakat Dayak di Desa Kecamatan Meliau dalam menangkap ikan di Sungai dengan menggunakan alat tradisional seperti Seropang, dan Saok,” jelasnya.

Biasanya, cara menangkap ikan secara tradisional tersebut dilakukan di Sungai pada malam hari karena ikan biasanya akan muncul malam hari. Tari ini menggunakan pukulan tabuhan kondan nyeser dan botaja sehingga enak untuk didengar.(pek)