Radio Suara Tanjungpura Perkuat Pertahanan Negara di Perbatasan

Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad Didampingi Bupati Paolus Hadi, Danrem 121/ Abw Brigjen TNI Trisnohadi meresmikan Radio Suara Tanjungpura. Foto: Ist

Sanggau, BerkatnewsTV. Pangdam XII/ Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, meresmikan stasiun radio Suara Tanjungpura FM.107.9 MHZ di Desa Pusat Damai Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau, Jumat (13/12).

Dalam sambutannya, Pangdam XII/ Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengatakan, keberadaan radio komunitas ini sebagai salah satu upaya dari Kodam XII/Tpr untuk memelihara dan meningkatkan keeratan hubungan dengan Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat guna kepentingan pertahanan negara, mengatasi kesulitan rakyat dan tercapainya dukungan terhadap tugas pokok TNI AD khususnya Kodam XII/Tpr.

“Kepada pengelola saya berharap agar terus memperluas wawasan, khususnya pemberitaan media elektronik sehingga dapat memperkaya kreatifitas dan inovasi dalam membuat program yang dapat menarik perhatian pendengar,” ujar Pangdam.

Kepada masyarakat sekitar, Pangdam berpesan agar menjaga dan merawat stasiun penyiaran ini sehingga radio ini dapat beropetarasi secara maksimal dan dapat dirasakan manfaatnya sebagai media publikasi, informasi, pendidikan dan hiburan bagi masyarakat.

“Mari jadikan radio komunitas suara tanjungpura ini sebagai milik kita bersama, karena sejatinya TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” pungkas Pangdam.

Bupati Sanggau Paolus Hadi menyambut baik atas berdirinya radio komunitas tanjungpura ini dan berterima kasih kepada Pangdam XII/Tpr yang telah memilih Kecamatan Parindu sebagai rool model penyiaran publik di Desa.

“Ini terobosan yang bagus dari Pangdam kita sehingga Desa kita punya radio untuk menyampaikan soal pembangunan, hiburan, pendidikan dan lain sebagainya,” kata PH sapaan akrab Bupati.

Pemkab Sanggau, tegas Bupati sangat mendukung berdirinya radio komunitas karena Desa Pusat Damai Kecamatan Parindu ini adalah Desa Mandiri sehingga pengelolaannya nanti diserahkan ke pihak Desa sebagai otoritas pelaksana penyiaran di Desa.

“Tapi nanti akan saya komunikasikan dengan Dandim, dengan pihak Desa karena ini otoritas Desa, mudah – mudahan nanti mereka bisa didukung melalui dana Desanya dan dana Pemda. Radio ini adalah penunjang karena salah satu indikator Desa Mandiri itu harus memiliki sarana komunikasi dan informasi di Desa itu,” pungkas PH.(dra)

Tulis Komentar