Pontianak, BerkatnewsTV. Provinsi Kalimantan Barat mengirimkan sebanyak 87 orang untuk mengikuti MTQ Nasional ke-31 di Provinsi Jawa Tengah yang akan berlangsung pada 11–20 September 2026.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengingatkan para peserta agar tampil penuh percaya diri, optimistis, berkonsentrasi tinggi, serta tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Saya ingatkan kembali, mengingat atmosfer kompetisi nasional yang besar, mental yang kuat sangat diperlukan agar para peserta terhindar dari rasa gugup atau demam panggung saat tampil di hadapan dewan hakim dan penonton luas,” tegasnya saat melepas kontingan MTQ Kalbar, Kamis (10/9/2026).
Selain memberikan motivasi kepada para kafilah, Norsan turut menyinggung situasi bencana yang tengah terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
“Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat meninggalkan daerah sepenuhnya, mengingat tanggung jawab besar untuk memantau situasi dan kondisi penanganan bencana di Kalbar,” tambahnya.
Norsan berharap para kafilah, khususnya para qari dan qariah, turut mendoakan agar bencana yang terjadi di Kalimantan Barat dapat segera berakhir dan kondisi masyarakat kembali aman dan kondusif.
Baca Juga:
Norsan berpesan kepada para official dan pendamping agar tidak hanya fokus pada persiapan teknis pertandingan, tetapi juga memperhatikan kondisi mental dan kebugaran peserta.
Ia mendorong agar para peserta diberikan kesempatan untuk sejenak menikmati suasana di Semarang, seperti berwisata kuliner atau sekadar menyegarkan pikiran sebelum memasuki masa pertandingan.
Menurutnya, penyegaran tersebut penting untuk menjaga kesehatan mental dan kebugaran peserta sehingga dapat tampil lebih tenang, percaya diri, dan prima saat bertanding.
Sementara itu, berdasarkan laporan Ketua LPTQ Provinsi Kalimantan Barat, kontingen Kalbar yang diberangkatkan untuk mengikuti MTQ Nasional ke-31 berjumlah 87 orang, terdiri atas 47 peserta, 14 pelatih, 19 pendamping/official, serta 6 pendamping orang tua/darmabakti.
Serangkaian persiapan telah dilakukan, termasuk pemusatan latihan (training center) bagi para peserta yang dilaksanakan sejak Januari hingga September 2026.
Pemusatan latihan tersebut dilaksanakan dalam dua gelombang utama, yakni pada 11–17 Mei 2026 dan 26–28 Juli 2026, serta pantry center menjelang keberangkatan pada 9 September 2026.
Pelaksanaan MTQ Nasional ke-31 ini merujuk pada Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 138/KESRA/2026 tentang Perubahan Lampiran I Keputusan Gubernur Kalimantan Barat mengenai Pengurus LPTQ Provinsi Kalimantan Barat Periode 2024–2029, serta Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 715 Tahun 2025 yang menetapkan Provinsi Jawa Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31.(tmB)













