loading=

15 Penerbangan di Bandara Internasional Supadio Delay Akibat Kabut Asap

15 Penerbangan di Bandara Internasional Supadio Delay Akibat Kabut Asap
Gegara kabut asap 15 penerbangan mengalami delay atau terlambat terbang. Data Trafik Operasional Penerbangan di Bandara Internasional Supadio mencatat delay tersebut sejak tanggal 18 sampai dengan 20 Agustus 2026. Foto: dian/berkatnewstv

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Gegara kabut asap 15 penerbangan mengalami delay atau terlambat terbang. Data Trafik Operasional Penerbangan di Bandara Internasional Supadio mencatat delay tersebut sejak tanggal 18 sampai dengan 20 Agustus 2026.

Sementara pagi ini tercatat ada lima penerbangan keberangkatan (flight departure) dan satu penerbangan kedatangan (flight arrival) yang mengalami keterlambatan (delay) akibat kondisi penurunan Visibility tersebut sebagai berikut : JT 837 PNK-SUB STD 06.00 wib, IU 691 PNK-CGK STD 06.20 wib, IW 1440 PNK-KTG, STD 07.00 wib, IU 683 PNK-CGK, STD 07.35 wib, IU 697 PNK-CGK, STD 08.30 wib, IU 682 CGK-PNK, STA 06.55 wib, dan go around dan divert to BTH pkl 08.24 wib.

General Manager PT. Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti mengatakan berdasarkan informasi dari BMKG Stasiun Supadio.

“Bahwa penurunan jarak pandang (Visibility) pada pagi hari berkisar dibawah 1.000 meter akibat dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa Wilayah sekitar Bandara,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan operasional penerbangan adalah menjadi prioritas utama.

Baca Juga:

Pihak Bandara Internasional Supadio terus berkoordinasi secara intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, Maskapai penerbangan, BNPB, Polres Kubu Raya, untuk memantau kondisi jarak pandang (Visibility) di Bandara Internasional Supadio secara realtime guna memastikan keselamatan operasional penerbangan.

“Kami terus memantau perkembangan kondisi jarak pandang di Bandara,” tegas Maya.

Koordinasi lintas instansi dengan Stakeholder terkait yakni BMKG, Airnav, Maskapai, BNPB, dan Polres Kubu Raya kata Maya sejauh ini berjalan dengan baik.

“Dan ini terus untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan terpenuhi di tengah kondisi gangguan asap saat ini,” tambahnya.

​PT Angkasa Pura Indonesia lanjut Maya mengimbau kepada seluruh calon penumpang pesawat yang memiliki jadwal keberangkatan pada pagi hari untuk memantau dan memeriksa kembali status penerbangan (flight status) kepada masing-masing maskapai

“Penerbangan masing-masing untuk mengantisipasi adanya perubahan jadwal penerbangan di Bandara Internasional Supadio,” pungkasnya.(dian)