loading=

90 Persen Karhutla di Kalbar Sengaja Dibakar

90 Persen Karhutla di Kalbar Sengaja Dibakar
Gubernur Kalbar Ria Norsan meyakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalbar ada unsur kesengajaan dibakar bukan karena terbakar alami. Foto: berkatnewstv

Pontianak, BerkatnewsTV. Gubernur Kalbar Ria Norsan meyakini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalbar ada unsur kesengajaan dibakar bukan karena terbakar alami.

“Kalau dilihat permasalahannya ini, kebakaran dan dibakar ini, ya 90 persen dibakar, saya berani katakan 90 persen dibakar. Tapi ada juga karena pantulan matahari ada juga terjadi tapi itu jarang sekali adapun hanya satu dua tempat,” ungkapnya.

Namun tambah Norsan lebih banyak didominasi karhutla memang sengaja dibakar oleh oknum masyarakat. Sebab buka lahan dengan cara bakar lebih murah dan praktis. Cukup hanya dengan sepuntung rokok lahan sudah dapat terbakar.

“Akan tetapi dia tidak tahu perbuatannya ternyata berdampak terhadap semua aspek, mulai dari proses hukum, pendidikan, kesehatan, sosial hingga jalur penerbangan karena kabut asap. Jadi banyak permasalahan yang timbul akibat karhutla,” terangnya.

Baca Juga:

Norsan mengingatkan masyarakat tidak membakar sembarangan sekalipun itu hanya sampah. Bakar harus ditunggu sampai api padam dan tidak ditinggalkan begitu saja.

“Begitu pula dengan kearifan lokal bakar ladang dua hectare yang telah diatur dalam Perda. Ikuti aturan, sebelum dibakar diblokir dulu sekelilingnya, lapor ke kepala desa dan ditunggu jangan sampai ditinggalkan,” ia mengingatkan.

Norsan juga mengakui memang sejak beberapa bulan lalu peringatan potensi karhutla telah diinformasikan oleh BMKG, kementerian maupun BNPB seiring terjadinya fenomena el nino ekstrem yang mengakibatkan musim kemarau Panjang.

“Sudah, kita sudah sampaikan ke Polda Kalbar, kalau ketahuan siapa yang membakar polda tidak segan-segan proses hukum,” tegasnya.(rob)