loading=

Lulusan IAIN Pontianak Kembangkan Diri

Lulusan IAIN Pontianak Kembangkan Diri
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan berpesan agar lulusan IAIN Pontianak agar tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan kapasitas diri atau menerapkan prinsip lifelong learning, Kamis (17/9/2026). Foto: ist/berkatnewstv

Pontianak, BerkatnewsTV. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan berpesan agar lulusan IAIN Pontianak agar tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan kapasitas diri atau menerapkan prinsip lifelong learning.

Sebab menurut Norsan, perkembangan teknologi yang semakin cepat, dinamika dunia kerja, serta kompleksitas persoalan masyarakat menuntut generasi muda untuk terus beradaptasi, meningkatkan kompetensi, dan melahirkan inovasi.

“Jangan pernah berhenti menuntut ilmu. Karena ilmu itu tidak ada habisnya. Terpenting, ilmu itu juga harus disertai dengan iman. Orang yang berilmu akan diberikan derajat oleh Allah SWT dibandingkan orang yang tidak berilmu,” katanya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana (S1) dan Magister (S2) XXIII IAIN Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Norsan juga menekankan pentingnya menyatukan ilmu pengetahuan dengan keimanan.

Baca Juga:

“Kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan akhlak, moral, dan nilai-nilai keagamaan agar ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,’ ucapnya.

Norsan menyampaikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pembangunan Kalimantan Barat. Hal tersebut sejalan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar yang pada tahun 2025 mencapai 72,09, meningkat dari 71,19 pada tahun sebelumnya.

“Saya kira capaian positif ini harus terus didorong melalui peningkatan akses dan mutu pendidikan tinggi, di mana perguruan tinggi Islam negeri memegang peranan krusial sebagai pilar pencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” ungkapnya.

Norsan juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendukung proses transformasi IAIN Pontianak menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

“Saya berharap transformasi kelembagaan ini dinilai bukan sekadar perubahan status administratif belaka, melainkan sebuah lompatan besar untuk melahirkan sumber daya manusia yang luas ilmunya, kuat nilainya, matang dalam berpikir, serta peduli terhadap masyarakat,” pungkasnya.(tmB)