loading=

Warga Dievakuasi Akibat Karhutla Dekati Perumahan

Warga Dievakuasi Akibat Karhutla Dekati Perumahan
Hingga Senin (27/6/2026), Tim Satgas Karhutla masih terus berupaya melakukan pemadaman api di beberapa titik yang terbakar. Bahkan, Tim Satgas Karhutla melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga di dua komplek perumahan yakni Komplek Fajar Asri 6 Jalan Sungai Raya dan Komplek BSI di ujung Sungai Raya Dalam. Foto: ist/berkatnewstv

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Tim Satgas Karhutla melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga di dua komplek perumahan yakni Komplek Fajar Asri 6 Jalan Sungai Raya dan Komplek BSI di ujung Sungai Raya Dalam.

Evakuasi pada Minggu (26/7/2026) terpaksa dilakukan lantaran kobaran api karhutla semakin dekat dengan rumah warga terlihat semakin membesar akibat tiupan angin kencang sehingga memicu kepanikan warga sekitar.

Laporan darurat dari masyarakat yang masuk melalui Call Center Polri 110 langsung direspons cepat oleh Piket Perwira Pengawas (Pawas) Polres Kubu Raya.

Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menjelaskan, peristiwa bermula saat warga melaporkan munculnya kebakaran lahan melalui layanan darurat Call Center Polri 110.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center 110, Piket Pawas Polres Kubu Raya langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal,” katanya.

Saat tiba di TKP, api sudah membesar dan berada sangat dekat dengan permukiman warga karena diperkuat hembusan angin. Personel kemudian mengutamakan keselamatan masyarakat dengan mengimbau warga meninggalkan rumah serta berkolaborasi bersama Dit Samapta Polda Kalbar, Pemadam Kebakaran Mitra PAL Kubu Raya, dan warga melakukan pemadaman.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sehingga tidak sampai menjalar ke permukiman,” ucapnya.

Baca Juga:

Kendati api telah berhasil dipadamkan, petugas gabungan hingga kini masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala dan memicu kebakaran susulan.

Hingga Senin (27/6/2026), Tim Satgas Karhutla masih terus berupaya melakukan pemadaman api di beberapa titik yang terbakar.

Diantaranya kawasan sekitar SMA Negeri 4, Perumahan Fajar Asri 6, Sungai Raya Dalam ujung hingga wilayah potensial lainnya di Kecamatan Rasau Jaya, Kecamatan Ambawang, dan Kecamatan Sungai Kakap.

“Langkah pendinginan dan penyekatan ini kami lakukan secara intensif untuk memastikan sisa-sisa bara di dalam gambut benar-benar padam total. Tanpa penyekatan yang presisi, angin kencang bisa kembali memicu kobaran api baru yang mengancam pemukiman serta fasilitas publik,” tegas Ade.

Guna mempercepat deteksi dini dan respons di lapangan, Polres Kubu Raya meminta peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Warga diimbau untuk tak ragu melapor apabila melihat kepulan asap atau titik api sekecil apa pun di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

“Sinergi dengan warga adalah kunci pertahanan awal kita. Jika melihat atau menemukan titik api, masyarakat kami minta untuk segera menghubungi layanan Call Center Polri di nomor 110. Setiap laporan yang masuk akan langsung kami tindak lanjuti secara cepat,” tambah Ade.

Di sisi lain, Polres Kubu Raya memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang masih nekat membakar lahan secara tidak bertanggung jawab. Polisi memastikan tidak ada ruang toleransi bagi para pelaku perusakan lingkungan.

“Kami mengimbau dengan sangat agar masyarakat tidak melakukan tindakan melanggar hukum dengan membakar lahan secara sengaja. Polres Kubu Raya tidak akan segan menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.(tmB)