Kapuas Hulu, BerkatnewsTV. Sebanyak 242 calon kepala desa yang akan bertarung di Pilkades serentak di Kabupaten Kapuas Hulu berjanji untuk menjaga kondusifitas.
Komitmen itu disepakati saat Deklarasi Damai Pilkades Serentak yang digelar DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kapuas Hulu, Rabu (17/6/2026).
Deklarasi damai ini juga disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan panitia Pilkades, calon kepala desa, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, hingga organisasi mahasiswa.
“Pilkades Serentak Tahun 2026 akan diikuti oleh 112 desa yang tersebar di 22 kecamatan. Untuk itu diperlukan komitmen bersama agar seluruh tahapan dapat berjalan lancar dan kondusif,” kata Plt Ketua DPC Apdesi Kabupaten Kapuas Hulu, Stevanus Stevens.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar pelaksanaan Pilkades Serentak yang dijadwalkan pada 18 Juli 2026 dapat berlangsung aman, jujur, adil, demokratis, dan bermartabat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kapuas Hulu, Rupinus, berharap pelaksanaan Pilkades tahun ini berjalan sukses. Ia menjelaskan bahwa saat ini tahapan Pilkades telah memasuki proses pencalonan dan persiapan logistik.
Berdasarkan data panitia Pilkades, terdapat 242 calon kepala desa yang akan bertarung, terdiri dari 226 laki-laki dan 16 perempuan.
“Saya juga mengimbau seluruh calon untuk berkompetisi secara sportif, sedangkan panitia diminta menjaga netralitas dan profesionalisme selama penyelenggaraan Pilkades,” imbaunya.
Calon Kades Junjung Sportifitas
Wakapolres Kapuas Hulu, Kompol Muslimin menegaskan bahwa deklarasi damai merupakan bagian penting dalam menyukseskan Pilkades Serentak 2026.
Menurutnya, kepala desa memiliki peran strategis dalam pembangunan desa sehingga seluruh calon harus menjaga suasana yang kondusif.
“Junjung tinggi sportivitas. Yang kalah jangan melakukan tindakan yang melawan hukum, dan panitia harus menjalankan tugas secara jujur serta adil,” tegasnya.
Baca Juga:
Senada dengan itu, Perwira Seksi Sandi Kodim 1206/Kapuas Hulu, Letda Inf Abdias Hingaan, mengingatkan agar seluruh pihak menjaga suasana damai selama proses Pilkades berlangsung.
“Yang menang jangan berlebihan dalam euforia kemenangan, sementara yang kalah harus dapat menerima hasil dengan lapang dada,” katanya.
Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu, H. Ketut S menyebut deklarasi damai sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama menjaga stabilitas daerah.
“Pilkades merupakan proses demokrasi yang menentukan arah kepemimpinan desa dalam menjalankan roda pemerintahan selama delapan tahun ke depan,” tuturnya.
Lima Komitmen Utama Delarasi Damai Pilkades
Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi memberikan apresiasi atas terselenggaranya deklarasi damai tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan Pilkades yang aman, tertib, damai, dan demokratis.
“Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun seluruh calon kepala desa dan tim sukses harus menjunjung tinggi etika politik serta menghindari tindakan yang dapat memecah belah masyarakat,” ujarnya.
Sukardi juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda menjadikan Pilkades sebagai pesta demokrasi yang bermartabat, bebas dari ujaran kebencian dan provokasi.
Dalam kegiatan tersebut, para calon kepala desa bersama unsur Forkopimda dan elemen masyarakat menandatangani Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026.
Deklarasi itu memuat lima komitmen utama, yakni mendukung pelaksanaan Pilkades yang aman, jujur, adil, demokratis dan bermartabat; menjunjung sportivitas serta menolak politik uang dan politisasi SARA; mematuhi seluruh peraturan yang berlaku; menerima hasil pemungutan suara secara sah; serta bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan keharmonisan masyarakat selama pelaksanaan Pilkades berlangsung.(rls/tmB)













