Singkawang, BerkatnewsTV. Singkawang ditunjuk menjadi tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat yang akan digelar pada 5 – 12 Juli 2026 mendatang.
Sebanyak 22 Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (INORGA) yang mencakup berbagai cabang olahraga rekreasi, tradisional, dan budaya akan dipertandingkan.
“FORPROV bukan sekadar ajang perlombaan, Ini adalah ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan olahraga tradisional serta permainan rakyat yang merupakan bagian dari identitas budaya kita. Melalui kegiatan ini, generasi muda dapat mengenal kembali warisan budaya yang dimiliki daerahnya,” kata Ketua KORMI Kalbar, Harisson saat launching mascot, logo, dan theme song FORPROV II Kalbar pada Jumat (5/6/2026) di Singkawang.
Ia berharap FORPROV mampu menjadi media edukasi multikultural yang memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
“FORPROV menjadi sarana yang sangat baik untuk mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya daerah yang kita miliki,” tambahnya.
Tak hanya dari sisi kesehatan dan budaya, ia juga menyoroti dampak ekonomi yang akan muncul selama pelaksanaan FORPROV II di Kota Singkawang.
“Kami meyakini ribuan peserta, official, pendamping, komunitas olahraga, dan pengunjung yang datang ke Singkawang akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Hotel, restoran, pelaku UMKM, pusat kuliner, transportasi, hingga sektor jasa lainnya akan ikut merasakan manfaat dari kegiatan ini,” terangnya.
Olahraga masyarakat saat ini tidak hanya berbicara soal aktivitas fisik, tetapi juga telah menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah.
“Kegiatan olahraga yang dikemas dengan baik akan menghadirkan multiplier effect. Perputaran ekonomi akan meningkat, kunjungan wisata bertambah, dan masyarakat mendapatkan manfaat langsung. Karena itu FORPROV harus kita sukseskan bersama,” tutupnya.
Baca Juga:
- Suherman Motivasi Kontingen KORMI Sanggau di Forprov KORMI Kalbar
- Sumpit Permainan Tradisional Dilombakan di Forprov I KORMI Kalbar
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalbar, Sugeng Hariadi, mengatakan olahraga rekreasi harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.
“Pemprov Kalbar berkomitmen menjadikan olahraga rekreasi sebagai budaya dan gaya hidup masyarakat. Tubuh yang sehat akan menghasilkan produktivitas yang lebih baik, kualitas hidup yang meningkat, dan tentu akan mendukung pembangunan daerah secara keseluruhan,” katanya.
Ia berharap penyelenggaraan FORPROV II mampu memperkuat posisi Singkawang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Barat.
“Selain olahraga, para peserta dan tamu tentu akan menikmati berbagai destinasi wisata, kuliner, serta budaya yang dimiliki Kota Singkawang. Inilah yang menjadi nilai tambah dari sebuah event olahraga masyarakat,” tutupnya.
Ketua KORMI Kota Singkawang, H. Mubarak Babatin, menyatakan kesiapan Kota Singkawang sebagai tuan rumah pelaksanaan FORPROV II Kalbar Tahun 2026.
Peluncuran maskot dan logo menjadi simbol kesiapan seluruh elemen daerah dalam menyambut kedatangan peserta dari seluruh Kalimantan Barat.
“Hari ini bukan sekadar launching logo dan maskot. Ini adalah penanda bahwa Kota Singkawang siap menyambut FORPROV II Kalbar dengan penuh semangat dan kebanggaan,” terangnya.
Mubarak menjelaskan maskot FORPROV II bernama Si Bara yang memiliki makna semangat yang membara.
“Si Bara melambangkan energi positif, semangat sportivitas, persahabatan, dan tekad masyarakat Kalbar untuk terus bergerak, sehat, dan bahagia melalui olahraga. Kami berharap Si Bara dapat menjadi ikon yang membawa semangat kebersamaan bagi seluruh peserta dan masyarakat,” katanya.(tmB)













