Pontianak, BerkatnewsTV. Partai Hanura memberikan bimbingan teknis (bimtek) nasional kepada kadernya yang menjadi anggota DPRD di seluruh Indonesia yang berjumlah sebanyak 525 orang.
Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat menjadi tuan rumah bimtek nasional Partai Hanura yang dilaksanakan selama tiga hari mulai 1 – 3 Mei 2026.
“Melalui bimbingan teknis ini, Partai Hanura berkomitmen untuk terus mencetak wakil rakyat yang berintegritas, kompeten, dan senantiasa berpihak pada kepentingan daerah. Karena setiap anggota DPRD adalah wajah partai di mata masyarakat,” tegas Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta.
Ia mengingatkan kepada anggota DPRD dari Partai Hanura harus memiliki kecerdasan intelektual sekaligus nurani yang bersih.
“Bimtek ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan kawah candradimuka untuk memastikan setiap kader mampu menjawab persoalan rakyat dengan solusi yang nyata,” jelasnya.
Bimtek di Pontianak Dukung Pembangunan Daerah
Sekjen DPP Partai Hanura Benny Rhamdani, mengatakan bimtek kali ini di daerah seperti di Pontianak merupakan komitmen Partai Hanura untuk mendukung pembangunan daerah.
“Selama ini, kegiatan serupa lebih sering dilaksanakan di Jakarta. Bimtek kali ini dilaksanakan di Pontianak sebagai penegasan sikap Partai Hanura untuk berpihak pada daerah, dengan visi mewujudkan daerah berdaya menuju Indonesia sejahtera,” katanya saat konferensi pers di Pontianak pada Kamis (30/4/2026).
Ia sebutkan bimtek juga bagian dari konsolidasi internal Partai Hanura dalam menghadapi agenda politik ke depan persiapan menuju Pemilu 2029 mendatang.
Narasumber Kompeten dan Kualitas
Ketua Sterring Committee (SC), Hildi Hamid mengatakan dari bimtek ini untuk meningkatkan emosional sesama anggota DPRD dari Partai Hanura se-Indonesia.
“Karenanya akan dihadirkan sejumlah narasumber kompeten dan kualitas seperti Prof. Yusril Ihza Mahendra Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan. Beliau membedah persoalan tata kelola hukum konstitusi serta pentingnya harmonisasi Perda agar tidak berbenturan dengan kebijakan pusat,” jelasnya.
Disamping itu juga Komjen. Pol. Makhruzi Rahman selaku Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Rocky Gerung yang menyoroti pentingnya etika politik dan fungsi kritis legislator sebagai penyambung lidah rakyat.
Melengkapi perspektif tersebut, Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika, memaparkan analisis mengenai peta geopolitik nasional serta strategi pemenangan partai berbasis data ilmiah yang relevan bagi para kader di daerah.
Penguatan Integritas dan Kapasitas Anggota DPRD
Ketua Organizing Committee (OC), Ratna Ester Tobing mengatakan Bimtek mengusung misi utama untuk menyelaraskan visi politik “Hati Nurani” dengan kerja nyata di parlemen.
“Tujuan utama bimtek ini untuk penguatan fungsi legislasi dengan mempertajam pemahaman legislator terhadap dinamika regulasi nasional terbaru agar produk hukum di daerah lebih aplikatif,” jelasnya.
Selain itu agar lebih optimalisasi pengawasan dan anggaran untuk meningkatkan kompetensi anggota dewan dalam mengawal APBD agar transparan dan sepenuhnya berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
“Lebih penting lagi konsolidasi organisasi untuk membangun kesatuan gerak antara pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan politik nasional di masa depan,” ucapnya.
Partai Hanura juga telah membentuk tim khusus (task force) untuk menghadapi tahapan verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029, sekaligus memperkuat struktur organisasi di seluruh daerah.(rob)













