Sanggau, BerkatnewsTV. Dua SPPG ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN) lantaran ada masalah. Dua SPPG tersebut terletak di Desa Semuntai Kecamatan Mukok dan di Sanggau Permai Kelurahan Sungai Sengkuang Kecamatan Kapuas.
“Iya memang ada dua dapur SPPG yang ditutup. Dapur SPPG di Semuntai dan Sungai Sengkuang,” kata Ketua Satgas Percepatan MBG yang juga Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena dikonfirmasi pada Senin (16/3/2026).
Badan Gizi Nasional.(BGN) menutup sementara dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sanggau. Kedua dapur yang melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut yakni dapur SPPG di Desa Semuntai Kecamatan Mukok dan dapur SPPG di Sanggau Permai Kelurahan Sungai Sengkuang Kecamatan Kapuas.
Baca Juga:
- Kepsek Panggil SPPG Sajikan Telur Busuk MBG
- Operasional Dapur Banyak Terhenti Akibat Proposal SPPG Salah
Untuk dapur SPPG di Sungai Sengkuang, lanjut Susana dipicu ulah Kepala SPPG yang sempat mengeluarkan tantangan kepada karyawan maupun relawan terkait keluhan mereka yang belum menerima gaji.
“Sabtu kemarin saya didatangi sekitar 20-an orang karyawan yang mengaku belum digaji atau gajinya tidak sesuai. Mereka sempat ditantang, SPPG nya yang bilang kalau mau lapor, laporlah dengan Ketua satgas,” cerita Susana yang menerima keluhan puluhan karyawan di rumah pribadinya pada Sabtu (14/3/2026).
Sementara di SPPG Semuntai, lanjutnya disebabkan temuan telur busuk.
“Saya tegaskan bukan Pemerintah daerah yang menghentikan dua dapur itu, tapi BGN. Oleh karena itu kami mengimbau dapur-dapur SPPG yang ada di Sanggau untuk mematuhi tata kelola dan aturan dalam program MBG, jadikan kasus ini sebagai pelajaran,” pungkasnya.(pek)













