loading=

Laporkan Pendemo Bayaran ke Polda. Heri Kurdi Sebut Motif Persaingan Politik

Laporkan Pendemo Bayaran ke Polda. Heri Kurdi Sebut Motif Persaingan Politik
Laporkan Pendemo Bayaran ke Polda. Heri Kurdi Sebut Motif Persaingan Politik. Foto: ilustrasi

Pontianak, BerkatnewsTV. Anggota DPRD Kalbar, Heri Kurdi menduga mahasiswa yang melakukan demo merupakan pendemo bayaran.

Selain itu Ia juga menduga pelaku yang telah memfitnah dirinya melalui media sosial juga telah dibayar. Menurut Heri tujuannya pasti persaingan politik.

“Karena fitnahnya masif dan tukang fitnah sudah tidak bisa bergerak lagi beralih manfaatkan mahasiswa. Padahal kalau orang terpelajar bisa menyaring berita apalagi dalam proses hukum yang sedang berjalan tidak boleh ikut menyebarkan fitnah,” tegasnya Rabu (21/10/2026).

Dasar itu, Heri Kurdi pun melaporkan para pendemo bayaran tersebut ke Polda Kalbar.

“Pelaku fitnah sudah tersangka, pendemo bayaran juga saya laporkan ke Polda karena menebar fitnah dan pencemaran nama baik,” tegasnya.

Baca Juga:

Mahasiswa Desak Partai NasDem Copot Heri Kurdi

Sebelumnya puluhan mahasiwa menggelar aksi aksi demo ke Kantor DPRD Kalbar dan Kantor DPW Partai NasDem Kalbar pada Senin (19/10/2026).

Mahasiswa mendesak agar Partai NasDem Kalbar mencopot Heri Kurdi sebagai anggota DPRD Kalbar dari daerah pemilihan Kota Pontianak.

“Mendesak Partai NasDem Kalbar mencopot kadernya anggota DPRD Kalbar dari Fraksi Partai NasDem mengenai dugaan terlibat peredaran narkoba termasuk tindak pidana pencucian uang,” kata mahasiswa saat berorasi menyampaikan tuntutannya.

Sementara itu DPW Partai NAsDem Kalbar memastikan tidak akan melindungi kadernya yang terlibat dalam dugaan peredaran narkoba atau pencucian uang.

“Partai NasDem tidak akan melindungi kadernya yang melanggar dugaan tersebut,” tegas Ketua Bapilu DPW Nasdem Kalbar, Idris Maheru.

Kasus ini mencuat bermula dari postingan akun stevanisellawijaya yang menuding Heri Kurdi terlibat peredaran narkoba.(rob)