Kubu Raya, BerkatnewsTV. Warga Gang Parit Seribu, Desa Sungai Raya melakukan aksi demo di Kantor ATR/BPN Kubu Raya, Senin (5/10/2026). Aksi tersebut juga diikuti sejumlah personel dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Kubu Raya.
Warga menuntut penerbitan lima Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB) serta proses permohonan sertifikat tanah warga. Warga juga meminta 62 berkas permohonan sertifikat tanah yang sebelumnya dikembalikan dapat diproses kembali.
“Kami meminta ATR/BPN Kubu Raya menindaklanjuti permohonan sertipikat di tanah yang selama ini kami tempati,” kata Wahyu Haryanto selaku Korlap bersama Komandan Koti DPC Pemuda Pancasila Kubu Raya Karsana.
Adapun lima bidang tanah yang menjadi bagian dari tuntutan warga tercatat dalam lima berkas permohonan Nomor 2668/2026 hingga 2672/2026 yang diajukan pada 22 Januari 2026.
Luas masing-masing bidang yang dipersoalkan warga yakni 15.449 meter persegi, 35.515 meter persegi, 25.446 meter persegi, 17.789 meter persegi, dan 6.225 meter persegi.
BPN Janji Seminggu
Aspirasi warga diterima langsung Kepala Kantor ATR/BPN Kubu Raya Aklis Indriyantno. Pertemuan juga dihadiri Asisten I Kubu Raya Gusti Maulana, Kepala Desa Sungai Raya Pitut Dwi Yugono, serta jajaran Polres Kubu Raya.
“Kami akan menindaklanjuti permintaan warga terkait lima NIB yang dipersoalkan dan memberikan jawaban secara tertulis kepada perwakilan warga dalam waktu satu minggu,” janji Kepala Kantor ATR/BPN Kubu Raya Aklis Indriyantno.
Baca Juga:
- BPN Gandeng Kajari Selesaikan Permasalahan Tanah
- BPN Serahkan 5.395 Sertipikat Tanah. Ontot: Tanah Jangan Dijual
Komitmen tersebut menjadi bagian dari proses penyelesaian aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui dialog dengan pihak terkait.
Demo Dikawal Ketat Aparat
Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polres Kubu Raya dipimpin Kasatsamapta Polres Kubu Raya AKP Zainudin dengan mengerahkan 69 personel yang diperkuat 25 personel Kodim 1207/Pontianak.
“Polres Kubu Raya hadir untuk mengawal penyampaian aspirasi masyarakat agar dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Kami memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapatnya sekaligus menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung,” ujar Kasubsi Penmas Aiptu Ade.
Menurut Ade, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi, serta koordinasi dengan berbagai pihak. Petugas tidak hanya menjaga keamanan di sekitar lokasi, tetapi juga memastikan proses penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.
“Kami mengedepankan komunikasi dan pengamanan yang proporsional. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan aman hingga massa menyelesaikan penyampaian aspirasinya,” katanya.
Bagi Polres Kubu Raya, pengamanan aksi penyampaian pendapat tidak semata-mata berorientasi pada pengamanan lokasi, tetapi juga memastikan ruang dialog antara masyarakat dan pihak yang dituju dapat berlangsung dengan baik.
“Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan tertib, sementara situasi keamanan tetap terjaga. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan aman dan kondusif,” tegasnya.(tmB)













