Mempawah, BerkatnewsTV. Bupati Mempawah Erlina optimis hasil panen organik dari Kabupaten Mempawah bisa menjadi komoditi unggulan ekspor.
“Saya optimis, komoditi unggulan ini bisa menjadi produk ekspor daerah keluar negeri,” katanya saat panen raya padi beras merah dan beras hitam di Desa Amawang Kecamatan Sadaniang, Selasa (3/3).
Apalagi ia katakan Pelabuhan Internasional Kijing sebagai pintu keluar masuk ekspor bakal terbangun tidak lama lagi.
“Asalkan ada kolaborasi yang baik antara petani, pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat mengembangkan budidaya padi beras merah dan hitam di Kabupaten Mempawah,” harapnya.
Erlina mengharapkan dukungan dari petani. Seperti meningkatkan pengelolaan pertanian agar hasilnya maksimal, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara lokal maupun ekspor.
“Jika tidak ada komitmen yang kuat dari petani, maka sulit buat kita mengembangkan budidaya padi beras merah dan hitam dalam skala yang lebih luas, terutama untuk memenuhi tingginya permintaan ekspor produk-produk pertanian organik,” katanya.
Begitu juga dengan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat, yang diharapkan bupati dapat menindaklanjuti pengembangan budidaya padi beras merah dan hitam di Kabupaten Mempawah.
Ia menilai, kalau hanya mengharapkan hanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mempawah maka itu sulit karena keterbatasan anggaran daerah.
“Pemerintah Kanada melalui program RIF (Responsive Inovation Fund) bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia sudah membantu kita mengembangkan sektor pertanian di Sadaniang,” ucapnya. (apr)













