Warga Batu Ampar Lega Gas Elpiji Datang

Warga Batu Ampar sedang antri gas setelah terjadi kelangkaan saat lebaran. Kondisi ini langsung mendapat respon dari Bupati Kubu Raya yang meminta Pertamina segera memenuhi kebutuhan gas di sana. Foto: Ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan bersama Pertamina Kalbar merespons cepat persoalan kelangkaan dan tingginya harga gas bersubsidi tabung 3 kilogram di daerah pesisir Kubu Raya khususnya di Kecamatan Batu Ampar.

Selasa (11/6), pihak Pertamina telah menyalurkan sebanyak 1.680 tabung gas LPG di Desa Padang Tikar, Batu Ampar.

Salah satu penyalur gas elpiji di Batu Ampar, Mustafa Haji Marad, menuturkan harga gas LPG yang ia ambil dari pangkalan sebesar Rp 17.500 dan dijual di sekitar pasar Padang Tikar sebesar Rp 21.000.

Harga tersebut, menurutnya, akan terus mengalami kenaikan jika sudah sampai desa terjauh dari Padang Tikar. Kenaikan dapat mencapai hingga Rp 25.000.

“Kami atas nama masyarakat Kecamatan Batu Ampar khususnya Desa Padang Tikar, Medan Mas, Tasik Malaya, Sungai Besar, Sungai Jawi, Ambarawa, dan Tanjung Harapan mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan tanggapnya Bapak Bupati Muda Mahendrawan yang telah memperhatikan dan memberikan solusi tentang hajat hidup masyarakat banyak,” tuturnya.

Mustafa berharap sikap kepedulian dan keseriusan semua instansi terkait terus dijaga agar masalah kelangkaan dan tingginya harga elpiji tidak terulang.

“Alhamdulillah hari ini berkat keseriusan bapak bupati antrean panjang sudah tidak separah hari-hari yang lalu. Sekali lagi terima kasih Pak Bupati Muda,” ucapnya.

Mustafa mengisahkan kekurangan pasokan elpiji telah berlangsung sejak bulan suci Ramadan tepatnya dua pekan sebelum Lebaran. Hingga Senin (10/6), kekurangan pasokan masih terjadi. Karena begitu elpiji tiba di Desa Padang Tikar Dua, masyarakat langsung menyerbu dan bahkan antrean bisa mencapai 750 meter sampai 1 kilometer.

“Tentunya kondisi ini sangat miris kalau sampai terjadi lagi,” ucapnya.(rob)

Tulis Komentar