Gorontalo Utara, BerkatnewsTV. Kabupaten Gorontalo Utara di Provinsi Gorontalo akan dibangun industri hilirisasi ternak ayam dengan kapasitas hingga 200 ribu ekor. Dan nantinya akan menyerap tenaga kerja lebih dari dua ribu orang.
Kabar gembira ini dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) yang ditanda tangani oleh Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjana Hasan Yusuf dengan Direktur Utama PT Agriculture Global Khatulistiwa (AGK) Hendra Firmansyah, perusahaan nasional dari Provinsi Kalimantan Barat yang bernaung dibawah Firman’s Grup.
Tanda tangan dilakukan tepat di moment HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 pada Senin (17/8/2026).
“Ini menjadi hadiah bagi rakyat di daerah ini, sebab dampak ekonominya secara luas diyakini dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal, menjadi sumber pendapatan daerah, membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjana Hasan Yusuf
Disebutkan Nurjana PKS akan ditindaklanjuti dengan pembangunan pabrik pakan di Desa Tolongio, serta rumah potong hewan khusus unggas (RPHU) dan pendingin (cold storage), serta pengalengan daging ayam di Desa Putiana.
Selain itu ada pembangunan pengandangan ayam petelur (pullet) di Desa Motihelumo. Seluruhnya ada di wilayah Kecamatan Anggrek.
“Seluruhnya pula akan segera dibangun pada bulan September nanti,” tambahnya.
Baca Juga:
- Firmansyah Khatulistiwa Grup Kerjasama Dengan Universitas Hasanuddin
- Firmansyah Khatulistiwa Grup Investasi Hilirisasi Perkebunan Kelapa dan Pala
Ia mengatakan pembangunan seluruh pabrik tersebut merupakan dukungan penuh pemerintah daerah dan PT Agriculture Global Khatulistiwa, pada program ketahanan pangan dan hilirisasi ternak ayam terintegrasi yang dirancang di wilayah pesisir oleh Presiden Prabowo Subianto.
Nurjana berharap momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, membawa semangat baru bagi masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah mendukung program pembangunan yang berjalan, serta upaya-upaya strategis dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan di daerah ini.
AGK Investor Utama
Sementara itu Direktur Utama PT Agriculture Global Khatulistiwa (AGK) Hendra Firmansyah, mengatakan pengembangan hilirisasi industri ternak ayam ini yang akan dibangun seperti Grand Parent Stok (GPS), Parent Stok (PS) Final Stok (FS), Pabrik Pakan Ternak, Pabrik Pengolahan Daging Ayam dan Telur, Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) hingga Cold Storage.
“Di hilirisasi industri ternak ayam terintegrasi ini, Pemkab Gorontalo Utara akan menyiapkan lahannya sementara PT AGK sebagai investor untuk pembangunannya hingga operator bisnisnya,” kata Hendra.
“Pembangunan ini dananya semua murni dari swasta. Insya Allah proses landclearing dan pembangunan akan dilakukan di awal September ini sesuai jadwal,” ungkapnya.
Gorontalo Utara termasuk salah satu daerah yang mendapat program pengembangan hilirisasi industri ternak ayam terintegrasi. Groundbreaking fase pertama telah dilakukan serentak di 6 provinsi pada 6 Februari 2026 lalu. Antara lain Provinsi Gorontalo, Jawa Timur, Lampung, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Barat. (rob)













