Kubu Raya, BerkatnewsTV. Sebanyak 117 dewan hakim dan panitera MTQ ke-34 tingkat Provinsi Kalbar di Kayong Utara dilantik.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan mengingatkan bahwa tugas sebagai dewan hakim bukan sekadar menjalankan fungsi penilaian, melainkan amanah besar yang harus dipertanggung jawabkan, baik kepada masyarakat maupun di hadapan Allah SWT.
“Bapak dan Ibu adalah seorang pemimpin. Amanah yang diberikan hari ini bukan hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tetapi juga kelak di akhirat di hadapan Allah SWT. Karena itu, laksanakan tugas ini dengan penuh kejujuran, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab,” pesan Norsan usai melantik pada Minggu (2/8/2026).
Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas dan netralitas selama pelaksanaan MTQ. Menurutnya, seluruh dewan hakim harus memberikan penilaian secara objektif tanpa memihak kepada kafilah atau peserta tertentu.
Baca Juga:
“Saya minta jangan ada keberpihakan, tidak ada istilah sebelah A atau sebelah B. Semua peserta harus dinilai secara objektif sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku. Itulah wujud keadilan yang harus dijunjung tinggi,” tegasnya.
Selain itu, Norsan mengingatkan agar setiap perbedaan pendapat dalam proses penilaian diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat sehingga tidak menimbulkan persoalan yang dapat mencederai kredibilitas penyelenggaraan MTQ.
“Apabila terdapat perbedaan pendapat dalam penilaian, selesaikan dengan musyawarah. Saya tidak ingin mendengar ada dewan hakim yang bertindak tidak adil atau melakukan kesalahan yang mencoreng nama baik MTQ,” ujarnya.
Tia Norsan berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta menjadikan MTQ sebagai ajang pembinaan generasi Qurani yang melahirkan qari dan qariah.
“Saya berharap dewan hakim profesional dan berintegritas tinggi,” pungkasnya.(rob)













