loading=

Polisi Buru Supir Tanki Melarikan Diri Usai Tabrak Remaja Hingga Meninggal

Polisi Buru Supir Tanki Melarikan Diri Usai Tabrak Remaja Hingga Meninggal
Satlantas Polres Kubu Raya sedang mengevakuasi remaja yang tewas akibat laka lantas di Jalan Trans Kalimantan KM 56, Desa Lingga Batang, Kecamatan Sungai Ambawang pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Polisi pun sedang memburu supir yang telah melarikan diri. Foto: ist/berkatnewstv

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Satlantas Polres Kubu Raya memburu pengemudi truk tangki yang diduga terlibat dalam kecelakaan lalu lintas (tabrak lari) di Jalan Trans Kalimantan KM 56, Desa Lingga Batang, Kecamatan Sungai Ambawang pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Peristiwa naas tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara penumpangnya mengalami luka ringan.

Korban meninggal diketahui bernama Ade Duta Alamsyah (19), pengendara sepeda motor dengan nomor polisi KB 5987 ND. Saat kejadian, Ade berboncengan dengan M. Aldo Pranata (19).

Kasatlantas Polres Kubu Raya Iptu Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Ade Duta Alamsyah bersama M. Aldo Pranata melaju dari arah Tayan menuju Pontianak melalui Jalan Raya Trans Kalimantan.

“Setibanya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan atau dari Pontianak menuju Tayan datang sebuah truk tangki yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Truk tersebut diduga melebar ke jalur berlawanan hingga langsung menabrak sepeda motor yang dikendarai korban,” ungkap Ade, Senin (27/7/26).

Benturan keras membuat kedua korban terpental ke badan jalan. Ade Duta Alamsyah mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia, sedangkan M. Aldo Pranata selamat dengan luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:

Ironisnya, setelah kecelakaan terjadi, pengemudi truk tangki tidak menghentikan kendaraannya untuk memberikan pertolongan ataupun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Sopir justru melarikan diri ke arah Tayan dan hingga kini masih dalam pencarian petugas.

Satlantas Polres Kubu Raya saat ini terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri rekaman kamera pengawas di sepanjang jalur Trans Kalimantan, serta mencari informasi terkait identitas kendaraan tangki yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Ade menegaskan, kepolisian tidak akan berhenti melakukan pencarian terhadap pengemudi truk tangki tersebut. Ia meminta pelaku segera menunjukkan itikad baik dengan menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada pengemudi truk tangki yang terlibat dalam kecelakaan ini agar segera menyerahkan diri ke kantor kepolisian terdekat atau ke Satlantas Polres Kubu Raya. Sikap kooperatif akan sangat membantu proses penyelidikan. Jangan mencoba menghindar karena kami akan terus melakukan upaya pencarian hingga identitas pelaku berhasil diungkap,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang mengetahui keberadaan maupun identitas kendaraan truk tangki tersebut agar segera memberikan informasi kepada Satlantas Polres Kubu Raya atau melalui layanan darurat Call Center 110.(tmB)