loading=

Kapolri Resmi Sertijab Kapolda Kalbar

Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar akhirnya resmi menyandang sebagai Kapolda Kalbar menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto yang dimutasikan menjadi Kapolda Jawa Barat menggantikan Komjen Pol. Rudi Setiawan.
Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar akhirnya resmi menyandang sebagai Kapolda Kalbar menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto yang dimutasikan menjadi Kapolda Jawa Barat menggantikan Komjen Pol. Rudi Setiawan. Foto: berkatnewstv

Jakarta, BerkatnewsTV. Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar akhirnya resmi menyandang sebagai Kapolda Kalbar menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto yang dimutasikan menjadi Kapolda Jawa Barat menggantikan Komjen Pol. Rudi Setiawan.

Status resmi itu disandang setelah Kapolri Jenderal Pol Sigit Listyo Prabowo melakukan serah terima jabatan (sertijab) di Ruang Rapat Utamma (Rupattama) Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (4/7/2026).

Penggantian Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto melalui Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Namun sertijabnya tertunda hingga satu bulan.

Penundaan sertijab Pipit Rismanto menimbulkan berbagai rumor negatif di publik lantaran berkaitan dengan kasus Aseng alias Sudianto bos bauksit Kalbar pemilik PT Quality Success Sejahtera (QSS) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus eskpor bauksit.

Namun Pipit Rismanto membantah jika serah terima jabatan (sertijab) dirinya molor dikarenakan diterpa isu rumor negatif yang beredar di masyarakat.

“Kalau masalah rumor-rumor itu ndak perlu saya klarifikasi, ngapain kalau hoax, fitnah dan lain-lain diklarifikasi nanti dibelok-belokan lagi,” tegasnya.

Pipit sebutkan penyebab molornya sertijab dikarenakan banyaknya kegiatan di Kalbar yang masih tertunda sehingga harus diselesaikan selain juga jabatan pengganti sebelumnya yang harus diisi.

“Molornya itu biasa di situ karena harus klop juga. Misalnya pengganti saya kan punya jabatan yang belum diisi sehingga harus diisi. Atau juga sebelumnya promosi dari yang saya gantikan belum promosi. Karena kalau di luar struktur ada keputusan presiden sehingga perlu proses,” tegasnya usai syukuran di Hutan Arboretum Fakultas Kehutanan Untan dalam rangka HUT ke-80 Bhayangkara, Rabu (1/7/2026).

Ia menjamin tidak ada masalah dalam proses sertijab tersebut dan kemungkinan sertijab akan dilakukan dalam waktu dekat. Bahkan, jika ada masalah maka dirinya tidak lagi diberikan amanah untuk menjadi kapolda.

baca juga:

Sertijab Dua Pati dan Enam Kapolda

Tidak hanya Pipit Rismanto yang mengikuti prosesi sertijab hari ini, namun Kapolri Jenderal Pol Sigit Listyo Prabowo juga melakukan sertijab terhadap sejumlah perwira tinggi dan kapolda lainnya.

Berikut daftar lengkap PJU Polri dan Kapolda yang melaksanakan sertijab:

  1. Kakorlantas Polri dari Irjen Agus Suryonugroho kepada Irjen Wibowo
  2. Kapuslitbang Polri dari Irjen Ruddi Setiawan kepada Brigjen Didi Hayamansyah.
  3. Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah kepada Irjen Ruddi Setiawan
  4. Kapolda Sumatera Barat Komjen Gatot Tri Suryanta kepada Irjen Djati Wiyoto Abadhy
  5. Kapolda Jawa Barat Komjen Rudi Setiawan kepada Irjen Pipit Rismanto
  6. Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pipit Rismanto kepada Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar
  7. Kapolda Kalimantan Utara Irjen Djati Wiyoto Abadhy kepada Irjen Agus Wijayanto
  8. Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Gatot Haribowo kepada Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru

“Pelantikan dan serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” jelas Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir dalam keterangan resminya, Sabtu (4/7/2026).

Isir mennambahkan mutasi jabatan adalah mekanisme yang lazim untuk pengembangan sumber daya manusia. Sekaligus, memperkuat kinerja Polri di tingkat pusat maupun kewilayahan.

“Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tegasnya.(tmB/rob)