Kubu Raya, BerkatnewsTV. Bupati Kubu Raya, Sujiwo memastikan pembangunan jembatan penghubung Kubu yang roboh sebagian akan direalisasikan pada tahun 2027 mendatang.
Kepastian tersebut disampaikan Sujiwo usai berkomunikasi langsung dengan Gubernur Kalimantan Barat terkait percepatan pembangunan infrastruktur vital tersebut.
Jembatan penghubung yang menjadi akses utama sejumlah desa di wilayah Kubu itu diketahui telah berdiri sejak tahun 1985. Selama puluhan tahun, kondisi jembatan terus mengalami tekanan akibat sering dihantam tumbuhan apung yang terbawa arus sungai, termasuk material kayu berukuran besar hingga menyebabkan sebagian konstruksi roboh.
Sujiwo mengatakan, pada awalnya pembangunan jembatan tersebut telah masuk target pembangunan melalui APBD Provinsi Kalimantan Barat pada tahun ini. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaannya harus mengalami penundaan.
“Saya sudah ketemu empat mata dengan Bapak Gubernur Kalbar. Dan beliau memastikan pembangunannya di tahun depan,” ujar Sujiwo, Rabu (20/5/2026).
Menurut Sujiwo, pembangunan jembatan tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp25 miliar. Dengan besaran anggaran itu, ia optimistis kualitas pembangunan nantinya akan lebih kokoh dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Baca Juga:
“Dengan nilai anggaran seperti itu, tentu kita berharap jembatan ini dibangun dengan konstruksi yang kuat dan aman bagi masyarakat,” katanya.
Sambil menunggu pembangunan dimulai, Sujiwo menyebut masyarakat masih dapat memanfaatkan jalur alternatif melalui jembatan lain yang berukuran lebih kecil. Meski demikian, kondisi jembatan alternatif itu dinilai masih memerlukan penguatan.
“Untuk sementara ada alternatif menggunakan jembatan lain, tetapi memang kurang kokoh. Nanti Kadis PUPR Kubu Raya akan memperkuat jembatan itu sambil menunggu pembangunan jembatan utama dilakukan oleh Pemprov Kalbar,” tuturnya.
Sujiwo juga mengapresiasi respons cepat Gubernur Kalbar terhadap kondisi jembatan penghubung Kubu yang dinilai sangat penting bagi mobilitas warga dan aktivitas perekonomian masyarakat.
“Karena jembatan ini sangat penting dan utama bagi masyarakat, saya minta warga bersabar dulu. Apalagi membangun jembatan dengan lebar seperti ini tentu memerlukan waktu,” jelasnya.
Ia kembali menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menunjukkan keseriusan untuk merealisasikan pembangunan jembatan penghubung Kubu tersebut pada tahun 2027 mendatang sebagai solusi permanen atas persoalan akses masyarakat. (dian)













