loading=

Swasembada Bawang Putih Dimulai, Firman’s Grup Penyedia Bibit

Swasembada Bawang Putih Dimulai, Firman's Grup Penyedia Bibit
Penanaman bawang putih di Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan rangkaian dari penanaman serentak yang diresmikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Rabu (19/8/2026). Firman's Grup perusahaan asal Kalbar yang telah menjadi salah satu perusahaan penyedia bibit bawang putih. Foto: ist/berkatnewstv

Sulawesi Selatan, BerkatnewsTV. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo panen raya bawang putih sekaligus groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan di Sembalun, Nusa Tenggara Barat yang dirangkaikan juga dengan penanaman serentak bawang putih di 17 provinsi.

Salah satu penanaman bawang putih serentak di Desa Bonto Marannu, Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan dengan total luas lahan 57 hektare.

“Polda Sulsel telah melakukan verifikasi lahan yang akan digunakan untuk penanaman bawang putih dengan total luas mencapai 57 hektare, meningkat dari rencana awal seluas 20 hektare,” ungkap Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro usai menghadiri penanaman bawang putih serentak di 17 Provinsi secara virtual yang diresmikan Kapolri, Rabu (19/8/2026).

Lahan tersebut tersebar di delapan wilayah Polres jajaran Polda Sulsel, yakni Polresta Gowa seluas 2 hektare, Polres Maros 1 hektare, Polres Bantaeng 10 hektare, Polres Luwu Utara 1 hektare, Polres Jeneponto 1 hektare, Polres Tana Toraja 2 hektare, Polres Enrekang 30 hektare, dan Polres Toraja Utara 10 hektare.

“Program tersebut melibatkan 52 kelompok tani sebagai mitra Polri dalam mendukung pengembangan komoditas bawang putih di wilayah Sulawesi Selatan,” katanya.

Untuk tahap awal, penanaman dilaksanakan di Desa Bonto Marannu, Kabupaten Bantaeng, dengan lahan seluas 0,6 hektare. Kegiatan ini melibatkan Kelompok Tani Parring-Parring yang beranggotakan 15 petani, dengan estimasi hasil panen sekitar 6 ton.

Pengembangan penanaman bawang putih di Sulawesi Selatan selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap pada September hingga November 2026, menyesuaikan dengan masa tanam di masing-masing wilayah.

Dengan luas lahan sekitar 57 hektare, hasil panen diproyeksikan mencapai kurang lebih 570 ton, dengan asumsi produktivitas rata-rata 10 ton per hektare.

Baca Juga:

Firman’s Grup Penyedia Bibit Bawang Putih

Sementara itu CEO Firman’s Grup, Hendra Firmansyah mengatakan pihaknya melalui PT Agriculture Global Khatulistiwa (AGK) siap mendukung program swasembada pangan bawang putih di 17 Polda dan 61 Polres di seluruh Indonesia.

“Kolaborasi sangat dibutuhkan untuk mencapai swasembada bawang putih. Seperti hari ini jajaran Polri turut serta membantu program nasional ini di Sulawesi Selatan,” ucapnya usai mengikuti penanaman serentak di Sulawesi Selatan, Rabu (19/8/2026).

Hendra sebutkan Firman’s Grup telah dipercaya sebagai salah satu perusahaan yang akan menjadi penyedia bibit bawang putih ke Indonesia. Hal itu telah melalui serangkaian proses. Diantaranya telah menjalin kerjasama dengan Jinchunyu Seed Technology, perusahaan asal Cina penyedia bibit bawang putih.

Kerjasama ini telah ditandai dengan Nota Kesepahaman (MoU) pada Sabtu (27/6/2026) di Cina oleh CEO Firman’s Group Hendra Firmansyah dan Direktur Jinchunyu Seed Technology C.O LTD Mr Yang Jianqiang.

MoU turut dihadiri Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, Bupati Kabupaten Pakpak Barat, Franc Bernhard Tumanggor, Bupati Kabupaten Samosir, Vandiko Timotius Gultom dan Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Van Basten P.

“Tujuan dari MoU ini untuk membangun kerangka kerja sama strategis dalam mendukung pengembangan budidaya bawang putih, penyediaan benih, transfer teknologi pertanian, dan peningkatan ketahanan pangan di Indonesia,” kata Hendra.

Penyediaan benih dimana penyediaan dan ekspor sekitar 2.000 ton varietas benih bawang putih yang cocok dengan kondisi lingkungan Indonesia. Kemudian pembelian sekitar 500 ton benih bawang putih.

Alhasil, tim Jingxin Agricultural Group telah melakukan kunjungan ke tiga lokasi penanaman bawang putih di Kabupaten Mamasa, Tanah Toraja dan Kabupaten Bantaeng Waktu lalu.(rob)