Kubu Raya, BerkatnewsTV. Aspan Sukandi seorang lansia berusia 60 tahun harus menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Aspan meninggal dikarenakan mengalami tabrakan di Jalan Wonodadi II, tepatnya di sekitar Pos Kamling RT 04 RW 11, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, pada Senin (6/7/2026) pagi sekitar pukul 06.40 WIB.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang pengendara atas nama Aspan Sukandi (60) meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit (Death on Arrival). Sementara pengendara lainnya, Agi (24), mengalami luka-luka,” ujar Kasat Lantas Iptu Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, Rabu (8/7/2026).
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya, insiden bermula saat Aspan Sukandi menggunakan sepeda motor KB 5531 QI dari arah Jalan Arteri Supadio menuju ke arah Jalan Wonodadi II mengambil jalur agak ke kanan. Langkah ini terpaksa ia lakukan demi menghindari kontur jalanan yang tidak rata dan rusak.
Baca Juga:
- Laka Maut Minibus vs Truk di Trans Kalimantan. 1 Tewas dan 4 Orang Luka-luka
- Satu Orang Tewas Akibat Laka Maut di Sui Awan
Nahas, pada saat yang bersamaan, datang sepeda motor KB 5759 MAH yang dikendarai Agi dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Agi juga bergerak melebar ke kanan jalan karena berusaha menghindari sebuah mobil yang mendadak berhenti di sebelah kiri jalan.
“Karena kecepatan tinggi dan jarak yang sudah terlalu dekat, kedua pengendara tidak sempat melakukan pengereman. Benturan keras pun tidak dapat terhindarkan,” jelasnya.
Kedua korban langsung dievakuasi oleh warga setempat dan petugas kepolisian yang tiba di lokasi. Agi yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke RSUD Dokter Soedarso Pontianak untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Sementara itu, jenazah korban meninggal dunia, Aspan Sukandi, langsung dibawa ke RSAU Dr. Mohammad Sutomo sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, mengontrol kecepatan berkendara, dan saling menjaga jarak aman, terutama saat melintasi jalur yang padat atau minim infrastruktur yang mulus guna mencegah terulangnya tragedi serupa,” imbaunya.(tmB)













