Pemkot Singkawang – Banjarmasin Kerjasama Tenaga Kesehatan

Pj Wali Kota Singkawang Sumastro dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Machli Riyadi tanda tangan kerja sama SDM tenaga kesehatan, Jumat (17/5) di Ruang Rapat Wali kota Singkawang. Tampak juga hadir General Manager Overseas Human Resources Development Department, Mr. Abe Kazuya beserta Tim Kaikoukai Healthcare Group Jepang.Foto: uck
Pj Wali Kota Singkawang Sumastro dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Machli Riyadi tanda tangan kerja sama SDM tenaga kesehatan, Jumat (17/5) di Ruang Rapat Wali kota Singkawang. Tampak juga hadir General Manager Overseas Human Resources Development Department, Mr. Abe Kazuya beserta Tim Kaikoukai Healthcare Group Jepang.Foto: uck

Singkawang, BerkatnewsTV. Pemkot Singkawang dan Pemkot Banjarmasin menjalin kerjasama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan.

MoU ditanda tangani di Ruang Rapat Wali kota Singkawang, Jumat (17/5). Dihadiri juga langsung General Manager Overseas Human Resources Development Department, Mr. Abe Kazuya beserta Tim Kaikoukai Healthcare Group Jepang.

Description

Pj Wali Kota Singkawang Sumastro, mengatakan akan mempelajari informasi dan peluang dari kerjasama tersebut.

Sehingga diharapkan mendapatkan kuota untuk Nakes Kota Singkawang bisa menimba pengalaman dan bekerja di Kaikuokai Healthcare Jepang.

“Dari diskusi ini kita akan dengarkan informasi dan peluangnya dari Pemerintah Banjarmasin yang telah resmi bekerjasama,” ujar Sumastro.

Sehingga bagaimana Singkawang yang bekerjasama dengan Banjarmasin kemudian mendapatkan kuota pelatihan atau bahkan bisa bekerja di Kaikuokai Healthcare Jepang.

Baca Juga:

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin Machli Riyadi menjelaskan, yang melatarbelakangi pihaknya menjalin kerjasama ini ialah banyaknya lulusan nakes yang tidak bekerja.

“Sekaligus sebagai upaya memberikan kesempatan dan pengalaman kerja yang bermanfaat di luar negeri,” ujar dia.

Setiap tahunnya kata dia banyak lulusan nakes yang masih belum memperoleh pekerjaan di Banjarmasin.

Selanjutnya, Machli mengatakan pengiriman nakes melalui mekanisme perekrutan dimana peserta dihadapkan dengan seleksi administrasi dan uji tertulis dengan passing grade 60 poin.

Selanjutnya peserta yang lulus 2 syarat tersebut dilakukan wawancara khusus oleh Tim Pemkot dan Kaikoukai untuk menjaring calon tenaga Care Giver yang benar-benar terampil dan berintegritas. Serta memperoleh fasilitas penyiapan penguasaan Bahasa Jepang selama 6 bulan dari Tim Kaikoukai.

Machli berharap, dengan Pemkot Singkawang dan Banjarmasin kerjasama dapat mengirimkan para tenaga kesehatan terbaiknya untuk bersama-sama mengembangkan kompetensi sekaligus bekerja di Jepang.(uck)

Description