Pontianak, BerkatnewsTV. Akademisi Universitas Tanjungpura Prof. Dr. Eddy Suratman mengatakan bahwa sektor perkebunan memiliki peran penting menopang ekonomi Kalimantan Barat (Kalbar).
Eddy Suratman menjelaskan pemulihan ekonomi Kalbar sangat ditopang oleh sektor perkebunan. Pertumbuhan ekonomi Kalbar saat ini mencapai 4,45 persen di triwulan kedua tahun 2022 dan sekitar 0,93 persen dari 4,45 tersebut merupakan kontribusi sektor perkebunan.
Baca Juga:
- Pelantikan AMSI Kalbar Dirangkaikan Seminar Sawit
- Pengurus AMSI Kalbar Dilantik, Sehatkan Ekosistem Digital
“Jadi hampir 1 persen dari 4,45 persen merupakan kontribusi sektor perkebunan dan kalau dilihat dari total perekonomian Kalbar saat ini ada sekitar 11,74 persen kontribusi sektor perkebunan. Sektor perkebunan di Kalbar kontribusinya lebih dari tiga kali lipat sektor perternakan,” jelasnya.
Eddy Suratman yang menjadi narasumber saar seminar sawit yang diinisiasi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalbar pada Senin (5/9) lalu menambahkan kontribusi sektor perkebunan yang paling besar khususnya komoditi kelapa sawit bisa dilihat dari luas lahan, produksi maupun nilai.
Akan tetapi masalah cenderungnya penurunan harga pada saat ini bisa diperkecil jika proses industrialisasi berjalan normal.
“Tidak akan meningkat kontribusi sawit dalam menopang perekonomian jika industrialisasi tidak menjadi komitmen bersama untuk dilakukan sekarang dan dimasa depan. Jadi kedepannya industrialisasi sangatlah penting,” pungkasnya.(tmB)













