Kota Pontianak mulai digenangi banjir rob Selasa (7/12) pagi yang terjadi di Jalan Tanjungpura. Termasuk di Kabupaten Kubu Raya
Kota Pontianak mulai digenangi banjir rob Selasa (7/12) pagi yang terjadi di Jalan Tanjungpura. Termasuk di Kabupaten Kubu Raya. Foto: ist

Pontianak, BerkatnewsTV. Dalam waktu dua hari ini, sejumlah daerah di Kalbar digenangi banjir rob, seperti Ketapang, Kubu Raya, Pontianak, Mempawah, dan Sambas. Diprakirakan banjir rob juga terjadi di sebagian Kab. Kayong Utara, Bengkayang dan Singkawang.

BMKG Pontianak memprakirakan pasang air laut maksimum di sekitar Kota Pontianak terjadi mulai tanggal 7 – 11 Desember 2021. Sementara pasang maksimum ≥ 1.7 meter di sekitar wilayah Kendawangan, Kabupaten Ketapang diprakirakan terjadi hingga tanggal 9 Desember 2021.

Diprakirakan hujan intensitas lebat akan kembali dominan terjadi di wilayah Pesisir Barat Kalbar mulai tanggal 9 sd 15 Desember 2021, yaitu di Kab./Kota Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, Pontianak, Mempawah, Bengkayang, Singkawang dan Sambas.

“Diprakirakan Ketapang, Kayong Utara dan Kubu Raya curah hujannya lebih tinggi daripada wilayah lainnya selama periode tersebut,” ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Nanang Buchori dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Selasa (7/12).

Baca Juga:

Wilayah Kalbar bagian tengah hingga timur seperti Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu diprakirakan juga berpotensi terjadi hujan sedang – lebat selama periode tersebut, namun diprakirakan potensi terjadinya banjir masih kategori rendah.

“Dengan diprakirakan masih akan berlangsungnya periode pasang air laut maksimum dan potensi hujan lebat di pesisir barat Kalbar, maka perlunya peningkatan kewaspadaan menghadapi potensi terjadinya banjir / genangan setidaknya hingga tanggal 15 Desember 2021,” ia mengingatkan.

Cuaca di laut dan perairan sebelah barat Kalbar diprakirakan akan kembali ekstrem mulai tanggal 8 Desember 2021 hingga tanggal 15 Desember 2021.

“Cuaca ekstrem ini berupa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, juga gelombang tinggi,” tambahnya.

Pada periode tanggal 7 – 10 Desember 2021 ini diprakirakan tinggi gelombang Kategori Sangat Tinggi hingga Ekstrem > 4.0 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara dan Perairan Utara Kep. Natuna.

Sementara tinggi gelombang 2.5 – 4.0 meter (Kategori Tinggi) berpeluang terjadi di Perairan selatan Kep. Anambas, Perairan selatan Kep. Natuna, Perairan utara Kep. Anambas, Perairan barat Kep. Natuna, Perairan Subi – Serasan dan Perairan Singkawang – Sambas bagian utara.(rls/tmB)