Hafiz Pratama Putra seorang pelajar Pontianak akhirnya sukses lolos di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan Jakarta untuk cabang olahraga pencak silat.Hafiz Pratama Putra seorang pelajar Pontianak akhirnya sukses lolos di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan Jakarta untuk cabang olahraga pencak silat. Foto: ist
Hafiz Pratama Putra seorang pelajar Pontianak akhirnya sukses lolos di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan Jakarta untuk cabang olahraga pencak silat. Foto: ist

Pontianak, BerkatnewsTV. Hafiz Pratama Putra seorang pelajar Pontianak akhirnya sukses lolos di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan Jakarta untuk cabang olahraga pencak silat tahun ajaran 2020/2021.

Kuota cabang pencak silat yang dibuka tidak lah banyak. Hanya empat orang, yakni dua putra dan dua putri.

Hafiz menjadi satu – satunya pesilat dari Kalbar yang dinyatakan lulus oleh tim seleksi nasional menyisihkan ribuan calon lainnya.

Namun perjuangannya untuk diterima di sekolah binaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini tidak lah semudah membalikan telapan tangan.

Sejak mengetahui dibukanya pendaftaran diawal tahun 2020 lalu, ia terus mengasah ilmu pencak silatnya saban hari dibawah bimbingan pelatih Riska dan beberapa lainnya. Termasuk orang tuanya yang juga pesilat ikut memberikan latihan dan motivasi.

“Alhamdullilah, saya terima kasih pertama kepada Allah SWT dan orang tua serta pelatih yang telah membimbing saya sehingga bisa dinyatakan lolos ke SKO Ragunan,” katanya kepada BerkatnewsTV saat bertandang ke kediamannya Jalan Ujung Pandang, Selasa (2/2).

Baca Juga:

Kecintaan Hafiz terhadap dunia pencak silat bukan lah barang baru. Ternyata ia telah menekuninya sejak duduk dibangku sekolah dasar (SD).

Menurut Hafiz keberhasilannya itu menjadi motivasi dan inspirasi bagi pesilat – pesilat Kalbar lainnya.

“Bagi teman-teman yang belum bisa masuk di SKO Ragunan untuk terus lagi giat berlatih. Jangan mudah merasa puas untuk tetap berlatih sesuai petunjuk pelatih,” ucapnya.

Keberhasilan Hafiz juga membawa kebanggaan bagi orang tua yang tak menyangka sang anak bisa lolos di SKO Ragunan.

“Kita kasih dorongan, doa dan apa yang menjadi keinginan anak yang sifatnya positif untuk kemajuannya dan masa depan anak karena kita hanya bisa memberikan modal pendidikan ke anak,” tutur Dedy orang tua Hafiz.

SKO Ragunan diketahui telah banyak melahirkan atlet-atlet dunia. Sebut saja Icuk Sugiarto dan Susi Susianti dari cabor bulutangkis, Bambang Pamungkas dan Eggy Maulana dari cabor sepak bola dan beberapa lainnya.

Terdapat 13 cabang olahraga yang ditempa di SKO Ragunan. Antara lain angkat besi, atletik, bola basket, panahan, bola voli, gulat, pencak silat, renang, sepak bola, taekwondo, tenis meja dan tenis lapangan.

Siswa yang telah dinyatakan lolos di SKGO Ragunan dijamin dan dibiayai oleh negara melalui Asdep Pengelolaan Pembinaan Sentra dan SKO, Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI.

Proses seleknas atlet/siswa di SKO melibatkan Akademisi, Profesor dan Doktor, Induk Organisasi PP dan PB masing- masing cabang olahraga dan pelatih-pelatih terbaik di bidangnya.(azm)