Pontianak, BerkatnewsTV. Lagi-lagi, ratusan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Pontianak menggelar aksi demo di DPRD Kalbar menolak UU Cipta Kerja atau Omnibus Law, Selasa (20/10).

Aksi demo yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Ampera ini berlangsung tertib meskipun tetap dikawal aparat kepolisian dan TNI.

Masing-masing perguruan tinggi menggunakan jas almamaternya sebagai identitas untuk mencegah masuknya penyusup yang ingin mengacaukan aksi damai tersebut.

Baca Juga:

Ada yang menarik saat mahasiswa tiba di depan Gedung DPRD Kalbar. Tepat azan azhar dikumandangkan, sejumlah mahasiswa melaksanakan salat berjamaah di tengah jalan.

Setelah itu, selama tiga jam mahasiswa berorasi menyampaikan aspirasinya.

Sekitar pukul 17.35 wib, tepat azan magrib dikumandangkan, orasi berhenti. Sejumlah mahasiswa bersiap-siap melaksanakan salat di tengah jalan.

Terlihat diantara saf, sejumlah personel kepolisian ikut melaksanakan salat magrib berjamaah bersama mahasiswa.

Salah seorang mahasiswa menjadi imam di salat magrib tersebut. Sementara personel kepolisian yang ikut salat menjadi makmum.(tmB)