wakil walikota pontianak bahasan
wakil walikota pontianak bahasan

Pontianak, BerkatnewsTV. Pemkot Pontianak menyatakan mendukung penerapan sistem Merit. Kebijakan dan manajemen SDM ASN yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar.

Adil dan wajar berarti tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur ataupun kondisi fisik.

“Dengan sistem Merit ini dimaksimalkan mungkin dengan indikator yang ada, sehingga kedepannya bisa membuat kemajuan untuk sistem kinerja yang maksimal,” ujar Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan usai menghadiri audiensi dengan KASN Kelompok Kerja Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah II, Kamis (11/6).

Baca Juga:
* ASN Pontianak Jalani Rapid Tes
* Dukcapil Buat Inovasi Pelayanan Publik

Menurutnya sistem merit bisa meningkatkan kinerja yang sebelumnya belum bagus sehingga menjadi lebih baik. Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak.

Waktu dekat BKPSDM Kota Pontianak akan memformulasikan sistem yang telah dipaparkan tersebut. Sehingga sistem tersebut bisa dijalankan secara maksimal, baik, transparan dan tidak ada hal yang berdampak negatif.

“Untuk mendapatkan pendampingan dan nantinya tetap akan berkoordinasi dengan KASN,” sebutnya.

Kepala BKPSDM Kota Pontianak Multi Juto Bhatarendro mengatakan dalam sistem Merit ada tiga hal yang menonjol. Diantaranya terkait kualifikasi pendidikan untuk rekrutmen, kinerja dan kompetensi.

“Memang yang paling utama adalah kompetensi karena kompetensi akan terus bergulir di ASN sepanjang dia berkarir, baik fungsional maupun struktural,” jelasnya.

Ia menambahkan KASN akan menerapkan sistem aplikasi yang telah diterapkan di lingkungan kerjanya dan beberapa kementerian. Kemudian diterapkan pada pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota.

“Aplikasinya adalah Sistem Informasi Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit (SIPINTER),” ungkapnya.

Dikatakannya dalam sistem tersebut dari rekrutmen hingga penempatan, kinerja, mutasi, promosi dan lainnya hingga pensiun bisa diukur. BKPSDM Kota Pontianak akan segera menunjuk admin agar sistem tersebut bisa dijalankan.

“Pada prinsipnya sebenarnya sistem Merit sudah jalankan tinggal disempurnakan,” pungkasnya.(jim)