Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kubu Raya Muda Mahendrawan yang juga Bupati Kubu Raya saat memimpin rapat terbuka di halaman kantor bupati dibawah sinar matahari pagi. Foto: Ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Pemkab Kubu Raya mengklaim telah ada sebanyak 70 desa dari 118 desa telah merecofusing dana desanya untuk penanganan covid-19.

“Sudah ada 70 desa alokasikan penanganan covid-19 dari dana desanya,” ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kubu Raya Muda Mahendrawan usai rapat terbuka dengan tim.

Menurutnya jika desa bergerak akan lebih terukur dan cepat. Di mana RT dan RW-nya juga bergerak. Informasi warga datang dan keluar, pergerakan warga, dan juga cara mengimbau masyarakatnya bersama babinsa dan babinkamtibmas akan jauh lebih maksimal dalam membentengi warga desa masing-masing.

Muda menyatakan akan mendorong seluruh desa untuk membentuk relawan desa. Sebab jika telah dibentuk, akan memudahkan proses perubahan anggaran dana desa, di mana anggaran pembangunan fisik boleh untuk dibatalkan.

Ia menyatakan sangat mendukung desa-desa untuk mengalihkan anggaran fisik kepada anggaran penanganan wabah Covid-19. Terutama bagi desa-desa yang mempunyai jumlah warga yang besar dan strategis.

Sebab menurutnya keselamatan adalah yang utama. Terlebih dengan posisi Kabupaten Kubu Raya sebagai salah satu pintu masuk Kalimantan Barat di mana terdapat Bandara Internasional Supadio, Terminal Antar Lintas Batas Negara, jalur Trans Kalimantan, dan tiga pintu muara sebagai akses masuk daerah. Sehingga mobilitas orang dan barang sangat tinggi.

“Kalau memang warganya besar dan letaknya strategis seperti Desa Pal IX, Punggur Kecil, Sungai Rengas, dan desa-desa yang ada di Kecamatan Sungai Raya. Saya kira tidak usah ragu-ragu. Kalau ada program fisik nanti saya gantikan di anggaran perubahan. Batalkan saja dulu fisiknya gantikan ke (penanganan) Covid-19 saja,” tegas Muda yang juga Bupati Kubu Raya ini.(rob)