Pemuda Desa Rasau Jaya Umum di Kecamatan Rasau Jaya menyiapkan fasilitas cuci tangan berupa tanki air untuk membantu cegah penyebaran virus corona. Foto: Ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Sejumlah pemuda Desa Rasau Jaya Umum di Kecamatan Rasau Jaya menyiapkan fasilitas cuci tangan berupa tanki air untuk membantu cegah penyebaran virus corona.

Koordinator Gerakan Bersih-bersih Pemuda Rasau, Ocsya Ade Chintawa Putra sebutkan ada empat fasilitas cuci tangan yang diletakkan di tempat – tempat strategis.

Seperti di persimpangan dan pintu masuk suatu kawasan, diantaranya simpang Sekunder C, Pasar Tradisional, simpang menuju Rasau Jaya III (dekat jembatan unit kampung) dan simpang pelabuhan arah ke Bintang Mas.

“Ini bisa digunakan untuk semua masyarakat maupun pelintas. Siapa pun masyarakatnya, bisa mencuci tangan di wastafel ini. Nggak peduli dia warga mana. Yang sekarang kita pikirkan, bagaimana kita kompak mencegah penularan virus ini,” jelasnya, Selasa (24/3)

Aksi nyata ini, kata Oksa, spontan dilakukan setelah menyadari dan melihat terus meningkatnya jumlah ODP dan PDP di Kalimantan Barat pada umumnya.

Dan, ODP di Kubu Raya khususnya per tanggal 24 Maret 2020 ini, Dinkes Kalbar sudah mengeluarkan data bahwa ODP di Kalbar mencapai 1.829 dan di Kubu Raya sudah ada 134 ODP.

“Ini bukan main-main, jangan anggap remeh. Jadi saya rasa harus cepat bergerak. Jangan nunggu ini itu lagi. Apa yang bisa dilakukan, ayo kita lakukan. Karena ini untuk semua, maka wastafel ini tidak dipasang di satu desa saja. Tapi kita pasang di titik-titik penghubung desa, dan ramai dilintasi orang,” jelasnya.

Awalnya, kata Oksa, pembuatan fasilitas cuci tangan ini menggunakan bahan-bahan bekas dan sederhana. Seperti ember bekas cat dan kayu-kayu sisa pembangunan.

Seiringnya berjalan waktu, ide ini dilirik oleh pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Rasau Utama, Desa Rasau Jaya Umum.

“Jadi gerakan ini didukung oleh Bumdes Rasau Bersama. Pak Kades Rasau Jaya Umum dan Rasau Jaya I juga mendukung sepenuhnya. Juga ada pengusaha kapal kelotok Raja Ulfa yang membantu,” ujarnya.

Sebelum membuat fasilitas pencucian tangan, gerakan ini awalnya dengan membagikan masker dan hand sanitizer. Namun, karena sulitnya mendapatkan kedua barang itu, maka pembuatan fasilitas pencucian yang terlebih dahulu dilakukan.

Pengerjaannya pun tak begitu lama. Hanya memakan waktu setengah hari, empat fasilitas pencucian tangan ini selesai dikerjakan belasan pemuda.

“Nanti kalau stok masker dan hand sanitizer tersedia, kami juga akan bagikan ke masyarakat. Dalam waktu dekat kami juga melaukan penyemprotan disinfektan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat terus menerapkan pola hidup bersih dan mentaati imbauan pemerintah untuk social distancing maupun stay at home. Agar, masyarakat bisa terhindar dari ancaman virus tersebut.

Kades Rasau Jaya Umum, Iwan Kurnia Putra mengapresiasi langkah pemuda-pemuda ini.

“Ini gagasan yang sangat baik dari pemuda Desa Rasau Jaya Umum yang peduli terhadap masyarakat untuk meminimalisir penularan virus corona melalui fasilitas pencucian tangan ini,” jelasnya.

Menurut Iwan, ini saatnya masyarakat kembali membiasakan mencuci tangan. Apalagi saat ini sudah ada fasilitas yang disediakan di beberapa titik di Kecamatan Rasau Jaya.

“Mari kita bersama-sama menjaga kesehatan dengan rajin mencuci tangan. Masyarakat juga diharapkan bisa menjaga fasilitas ini agar lebih mudah mencuci tangan,” harapnya.(rls)