Bupati Sanggau didampingi Kapolres dan Kepala Dinas saat konfrensi pers terkait isu hoax penutupan pasar di Sanggau. Foto: Pek

Sanggau, BerkatnewsTV. Bupati Sanggau Paolus Hadi membantah isu di media sosial dan group WhatApps yang menyebutkan bahwa toko atau pasar ditutup selama tiga hari dikarenakan akan ada penyemprotan massal.

“Saya bersama Forkompimda tegaskan itu hoaks, tidak ada itu. Semua perintah ada di gugus tugas yang diketuai Sekda Sanggau. Saya minta berhentilah membuat isu – isu di media sosial,” tegas Bupati usai menghadiri penyampaian LKPj tahun anggaran 2019 di lantai tiga DPRD Sanggau, Selasa (24/3).

Kalaupun ada penutupan pasar, kata PH sapaan akrabnya, ada pemerintah melalui gugus tugas resmi yang akan menyampaikan.

“Supaya diketahui, kalau menyemprot itu tidak perlu libur, apalagi sampai tiga hari. Karena cairan yang digunakan bukan racun bahkan bisa diolesi dimulut dan itu pernah kita lakukan,” ungkap PH.

Sementara itu, Kapolres Sanggau, AKBP Raymond M Masengi meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan berita yang bisa menimbulkan kegaduhan.

Terkait maraknya peredaran isu – isu terkait korona di Sanggau, Kapolres mengatakan masih memonitor persoalan tersebut.

“Nanti kita lihat di lapangan. Kalau persoalan hoaks iya ke kita, tapi kalau soal covid-19 ke gugus tugas,” ujar Kapolres. (pek)