Pemkab Sanggau bersama unsur forkompinda gelar rapat terbatas menyikapi virus corona. Foto: Pek

Sanggau, BerkatnewsTV. Bupati Sanggau Paolus Hadi memimpin rapat terbatas menyikapi situasi Kabupaten Sanggau pasca diumumkannya ancaman Covid-19 oleh Gubernur Kalbar, Minggu (15/3).

Paolus menyampaikan bahwa rapat hari ini sebagai tindak lanjut keputusan Presiden nomor 7 tahun 2020 tentang pembentukan gugus tugas penanganan Corona.

Karena ini adalah bencana nasional dan Kalimantan Barat adalah wilayah yang rentan penyebaran Corona sebagaimana juga disampaikan Gubernur Kalbar, maka Pemkab Sanggau perlu mengambil langkah – langkah.

Apalagi Kabupateb Sanggau adalah daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Serawak, Kucing dan daerah terjangkit lainnya di Malaysia.

Atas kondisi tersebut, Bupati menegaskan bahwa sekolah mulai dari PAUD hingga SMP diliburkan.

“Karea PAUD sampai SMP itu kewenangan kita dan pak Gubernur juga sudah menyampaikan SMA diliburkan. Untuk perguruan tinggi di Sanggau saya juga sudah sampaikan ke Asisten dua untuk menyampaikan pertimbangan untuk diliburkan,” pungkas PH sapaan akrabnya.

Bupati menyampaikan bahwa libur anak sekolah ini bukan libur biasa. Libur 14 hari mulai dari Selasa tanggal 16 Maret hingga 30 Maret adalah kesempatan bagi anak – anak para pelajar terhindar dari terjangkitnya virus Corona.

“Kepada orang tua, jangan bawa anak liburan pergi ke Mal – Mal, ngak ada itu. Sekolah tetap, cuma dirumah, jaga diri di rumah. Kepada orang tua saya imbau jaga diri dan anak – anaknya, jangan ikuti selera anak,” pintanya.

Untuk ASN, Bupati meminta tetap bekerja seperti biasa, namun Bupati meminta setiap OPD dan instansu vertikal untuk membuat standar kesehatan di lingjkungannya masing – masing.

“Harus ada cuci tangan, kemudian alat pengukur suhu dan itu sedang kita usahakan. Untuk ASN tetap jaga kebugaran,” pesannya.

Bupati meminta kepada warga Sanggau untuk tidak pergi ke wilayah terjangkit.

“Kalau nekad pergi saya minta jangan pulang. Diam saja disana sampai situasi aman. Dan jika dalam minggu – minggu ini pernah pergi dan sudah pulang segera melaporkan diri dan itu wajib. Kalau mau menyelamatkan oramg lain selamatkan juga diri sendiri, lapor segera ke Puskesmas terdekat atau rumah sakit kita,” terangnya.

Untuk beberapa even yang akan digelar di Sanggau, seperti HUT ke-404 Kota Sanggau Bupati menyatakan ditunda.

“Kepada Ormas yang mungkin ada kegiatan yang mengumpulkam banyak orang, saya sarankan ditunda, itu upaya kita mencegah penyebaran virus,” imbuhnya.

Masyarakat, lanjut Bupati, untuk tidak panik menyikapi situasi global saat ini Apalagi sampai borong barang makanan seperti sembako. Stok beras dijamin aman hingga enam bulan ke depan. (pek)