Ketua Komisi II DPRD Kubu Raya Teguh Wibowo

Kubu Raya, BerkatnewsTV. DPRD Kabupaten Magetan studi banding ke DPRD Kubu Raya, Senin (20/1) terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua DPRD Magetan Nur Wahid mengaku terkejut dan salut dengan nilai PAD Kubu Raya yang angkanya hampir sama dengan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur.

“Setelah kita mendapat penjelasan dari teman-teman DPRD Kubu Raya, sangat luar biasa. Ternyata PAD di Kubu Raya tidak jauh berbeda dengan Magetan,” katanya, Senin (20/1)

Padahal disebutkan Wahid Magetan sebuah kabupaten yang telah berusia lebih dari 300 tahun sementara jumlah PAD nya sekitar Rp200 miliar. Sedangkan di Kubu Raya yang usianya baru menginjak 12 tahun tapi sudah mencapai hampir Rp180 miliar.

Selain implementasi Perda PAD disebutkan Wahid, pihaknya juga studi banding berkaitan dengan Perda Penanggulangan Kemiskinan.

“Ini lah kedatangan kami ke sini untuk belajar proses pembuatan perda peningkatan PAD di Kubu Raya. Sehingga bisa kami terapkan di Magetan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kubu Raya Teguh Wibowo akui pihaknya saling tukar informasi dalam rangka peningkatan kemajuan daerah masing-masing.

“Salah satu yang menjadi prioritas mereka ada peningkatan PAD. Mereka cukup kaget juga mengetahui PAD kita hampir menyamai mereka yang sudah berusia hampir 300 tahun,” ujarnya.

Progres ini disebutkan Teguh menjadi nilai point tersendiri bagi Kabupaten Kubu Raya. Sebab menurutnya semakin tinggi nilai PAD maka akan semakin berkurang ketergantungan terhadap anggaran pusat. Namun sebaliknya, kalau rendah maka semakin tinggi ketergantungan dengan pusat.

“Ini yang kami DPRD juga apresiasi. Semoga ini terus dapat ditingkatkan pemda setiap tahunnya dengan membuat berbagai terobosan dan inovasi,” harapnya.

Teguh juga menyebutkan, hasil kunjungan dari DPRD Magetan akan juag disampaikan ke instansi terkait di Kubu Raya agar hal itu menjadi motivasi dan pemicu peningkatan PAD.(rob)