Sekolah Sehat Potret Kemajuan Daerah

Bupati Kubu Raya bersama Ketua TP PKK meninjau SD Negeri 9 yang menjadi wakil Kubu Raya di ajang LSS tingkat provinsi. Foto: Ist

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyebut sekolah sebagai potret suatu daerah dan potret kemajuan bangsa. Ia menilai lomba sekolah sehat sangat penting.

Karena salah satu substansi kepemimpinan daerah berada di sekolah-sekolah dalam menyiapkan generasi. Pembangunan sumber daya manusia sesuai arahan Presiden Joko widodo, jelasnya, bahkan mendarat langsung ke sekolah-sekolah. Di mana perubahan berawal dari proses di ruang kelas.

“Kita melihat sehat ini bukan hanya soal fisik. Namun sehat dalam konteks menyeluruh,” ujarnya.

Muda menuturkan pihaknya terus mengajak semua pihak terkait untuk membangun komitmen bersama. Yakni bagaimana semua sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak dari berbagai hal negatif.

“Termasuk cara pikir dan untuk bagaimana bisa tumbuh dengan mindset sehat. Perspektifnya bisa terbangun. Jadi kita melihat secara luas. Tidak hanya hal-hal yang formalistik melainkan substansi,” tegasnya.

Yang terpenting, lanjutnya, SD Negeri 9 Sungai Raya sebagai wakil Kubu Raya di tingkat provinsi dapat menularkan perspektif sekolah sehat kepada sekolah-sekolah lainnya. Karena ukuran keberhasilan adalah seberapa besar kemampuan membuka ruang keberhasilan bagi pihak lainnya.

“Kalau hanya sendiri itu bukan sukses. Yang lebih penting adalah dampak kepada lingkungan, bukan hanya formalitas. Bagaimana dampak dari apa yang sudah dicapai saat ini bisa ditularkan kemana-mana,” terangnya.

Kepala SD Negeri 9 Sungai Raya, Sri Priyantinah Listiyanti, mengungkapkan sekolahnya telah mendapat banyak bantuan dari sejumlah SKPD dan organisasi terkait dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.

“Mengapa banyak dinas terkait? Karena pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah tapi juga tanggung jawab tri pusat pendidikan, yaitu pemerintah, masyarakat, dan lembaga-lembaga terkait termasuk sekolah itu sendiri,” jelasnya.

Listiyanti mengungkapkan, sekolah yang dipimpinnya mempunyai tiga program unggulan. Pertama pemanfaatan limbah dan barang bekas; kedua partisipasi penanggulangan stunting; ketiga pemanfaatan tanaman obat.

“Kami bekerja sama dengan paguyuban ibu-ibu dan dinas-dinas terkait termasuk puskesmas. Di sekolah kami menjalankan program UKS dengan memberdayakan guru pembimbing UKS serta siswa-siswi dari program dokter kecil dan beberapa duta anak,” paparnya.

Listiyanti berharap sekolahnya dapat meraih prestasi sebagai sekolah sehat tingkat Kalimantan Barat. Dengan begitu, akan melengkapi prestasi SDN 9 sebagai Sekolah Adiwiyata Kalimantan Barat 2019 yang telah terlebih dahulu diraih.

“Mudah-mudahan dengan adanya lomba sekolah sehat ini bisa bersinergi berbarengan dengan Adiwiyata. Sehingga sama-sama bisa mewakili provinsi ke tingkat nasional,” harapnya.(rob)

Tulis Komentar