Fogging mencegah terjadinya DBD lantaran jumlah kasus yang meningkat sangat signifikan. Foto: Herry

Sekadau, BerkatnewsTV. Cuaca ektrim mulai terjadi belakangan ini dan berisiko menimbulkan penyakit, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dinas Kesehatan Sekadau mengimbau kepada seluruh masyarakat sekadau untuk dapat selalu waspada terhadap dampak DBD.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Sekadau, Martinus Ridi mengatakan fogging dilaksanakan sudah lebih dari 40 lokasi fokus (lokus) diantaranya sekolah dan asrama dalam kota Sekadau, dan saat ini fokus ke penindakan.

“Pada tahun 2019 ini sampai bulan Oktober saja sudah terdapat 97 kasus, untuk DBD (Diagnosa Sementara) ada 34 kasus dan 1 diantaranya meninggal dunia pada bulan maret lalu,” ujarnya Kamis (31/10).

Jadi, kata dia, untuk sekarang ini fokus ke tindakan fogging karena terjadi peningkatan kasus yang signifikan.

“Sekarang sudah masuk musim penghujan dan kasus DBD saat ini meningkat, diharapkan kepada seluruh masyarakat supaya menggalakkan 3M Plus yaitu menguras tempat penampungan air, Menutup tempat penampungan air dan mengubur barang-barang bekas,” pinta Ridi.

Kemudian, Ridi mengatakan untuk tindakan penangkalan, warga diimbau agar menggunakan obat oles anti nyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk dan abatesasi dan lain sebagainya.

“Apabila ada anggota keluarga atau siapapun yang mengalami gejala-gejala yang mengarah kepada DBD, segera menghubungi petugas medis terdekat,” tutupnya.(her)