Belum Lama Telponan, Bakri Terkejut Rekannya Tewas Dibunuh

Pihak keluarga melihat korban pembunuhan yang telah dibawa ke rumah sakit. Foto: Susi

Sintang, BerkatnewsTV. Kepala SDN 13 Tempunak, Bakri mengaku terkejut dengan peristiwa penusukan yang berujung tewasnya Sug Kepala SDN 24 Mensiap Baru Kecamatan Tempunak.

Ia tak menyangka atas kejadian itu sebab sebelumnya Bakri sempat melakukan komunikasi dengan korban via telepon selular membahas kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan.

“Saya sudah lama kenal dengan beliau bahkan tadi sempat telponan tapi tak ada yang aneh saat itu. Beliau ini dikenal sangat baik, ramah, tidak banyak bicara, makanya saya terkejut begitu mengetahui adanya peritiwa ini terlebih lagi menimpa beliau yang cukup baik. Kami sangat berduka,” katanya.

Sug Kepala SDN 24 Mensiap Baru tewas bersimbah darah setelah dihujam dua kali menggunakan pisau dapur oleh Tur (59) pada Kamis (17/10) pagi.

Peristiwa itu terjadi di depan salah sebuah rumah ibadah yang ada di Mensiap Baru Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang.

Tur mengaku nekat menghabisi nyawa Sug lantaran kesal kerap kali dipojokan oleh korban.

“Saya kesal dengan korban setiap kali saya ada masalah dengan keponakannya (istri siri Tur-red) korban memojokkan saya dengan mendesak minta identitas saya,” ungkapnya.

Namun Tur berkilah tidak sengaja melakukan pembunuhan meskipun telah membawa pisau dapur. “Saya spontan saja setelah kelahi mulut, saya tusuk dua kali di bagian perutnya karena korban gemuk maka pisau saya patah. Tapi saya menyesal atas perbuatan ini,” ucapnya.(sus)

Tulis Komentar