Riam Berasap, Potensi Wisata Alam di Perbatasan Malindo

Air Terjun Riam Berasap. Foto: Rizky

Sambas, BerkatnewsTV. Masih dari perbatasan Malaysia-Indonesia di Kabupaten Sambas, terdapat sebuah potensi wisata alam yang tak boleh dilewatkan untuk dikunjungi. Air Terjun Riam Berasap yang terletak di Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas memiliki potensi dan peluang yang besar dalam menarik minat kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara, khususnya dari negara tetangga Malaysia.

Air Terjun Riam Berasap berada di antara perbukitan yang masyarakat setempat menyebutnya dengan nama Gunung Puai. Disebut berasap karena percikan air terjun yang terlihat seperti asap dari kejauhan.

Kawasan ini dikelola oleh pemuda setempat yang menerapkan retribusi sebesar Rp 5.000 untuk setiap pengunjung. Mereka juga mengelola lahan parkir sehingga pengunjung tak perlu khawatir meninggalkan kendaraan mereka di bawah.

Dari tempat parkir, pengunjung harus trekking selama kurang lebih 30 menit untuk sampai di air terjun. Rasa lelah pun terbayar begitu sampai di air terjun. Kondisi hutan yang masih bagus ditambah gemericik air terjun diiringi kicau burung membuat betah untuk berlama-lama di sana.

Angga, salah satu pengunjung asal Tebas merasa terkesan dengan panorama Air Terjun Riam Berasap yang indah dan menawan.

“Kebetulan saya bersama teman-teman dari PLBN Aruk kemudian singgah kesini. Ini baru pertama kalinya saya datang ke air terjun ini. Tempatnya sungguh luar biasa bagus. Apalagi jaraknya sangat dekat dari PLBN,” ujarnya.

Foto: Rizky

Menurut Angga, dengan kondisi PLBN Aruk yang sudah semakin modern dan akses yang sudah sangat baik dapat memberi peluang untuk mendatangkan wisatawan asal Malaysia. Karena lokasi air terjun ini sangat dekat dari PLBN Aruk.

“Ini peluang besar yang secara tidak langsung berdampak pada ekonomi daerah dari sektor pariwisata dan lainnya,” ucapnya. (riz)

Tulis Komentar