Gubernur Kalbar didampingi Bupati Kubu Raya saat melepas secara resmi bis perintis yang melayani enam rute di Kubu Raya di Terminal ALBN Sui Ambawang. Foto: Rizky

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Perum Damri mengaku tidak khawatir akan bersaing dengan angkutan online seiring dibukanya bis perintis milik Damri yang melayani enam trayek di Kubu Raya.

“Tidak perlu khawatir karena itu adalah pilihan masyarakat. Kami ada di jalur bis sedangkan mereka untuk kebutuhan pribadi masing-masing. Kalau untuk layanan pemerintah ini kan memang kita sediakan untuk masyarakat umum dan mereka bebas memilih angkutan apa yang mereka mau,” tegas Manager Cabang Usaha Perum Damri Pontianak. Rizki Adya.

Apalagi, sambung dia, Damri telah mematok harga tiket yang kompetitif dan terjangkau untuk masyarakat.

“Harga tiketnya kita patok Rp35 ribu. Saya rasa masih terjangkau oleh masyarakat. Jadi, kami sangat optimis untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat yang menggunakan bis,” ujarnya.

Bis yang disiapkan Damri adalah bis medium dikarenakan jalur dari ALBN menuju Pelabuhan Rasau agak macet sehingga disiapkan dengan kebutuhan yang ada dengan fasilitas yang mumpuni.

Lebih diuntungkan lagi, bahwa Gubernur Kalbar, Sutarmidji telah menekankan kepada Kepala Dishub Kalbar dan Kepala UPT Terminal untuk menertibkan bis-bis yang kerap mangkal di terminal bayaangan untuk menurunkan maupun mengambil penumpang.

“Kalau untuk teknisnya itu tergantung dari pemerintah. Damri sudah melaksanakan itu. Damri selalu siap mengikuti regulasi pemerintah,” pungkasnya.(riz)