Pontianak, BerkatnewsTV. Satu unit helikopter water boombing (WB) dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) Kabupaten Kayong Utara.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kalbar, Ridwan mengatakan pengerahan helikopter water bombing untuk menangani karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Palung tersebut sebenarnya telah masuk dalam perencanaan sejak sebelumnya.
“Dari kemarin sudah masuk dalam perencanaan water bombing, tetapi masih terkendala visibility,” ujar Ridwan, Kamis (17/9/2026).
Baca Juga:
- 182 Titik Potensi Terjadi Karhutla. Enam Helikopter Disiapkan
- BNPB Kirim 7 Helikopter Untuk Penanggulangan Operasi Karhutla di Kalbar
Menurutnya, kondisi jarak pandang menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan operasi udara. Pengerahan helikopter membutuhkan kondisi yang memungkinkan agar proses pengambilan air, menuju lokasi kebakaran, hingga penjatuhan air dapat dilakukan secara aman.
“Pengerahan helikopter akan dilakukan ketika kondisi memungkinkan, sehingga upaya pemadaman dari udara dapat berjalan efektif sekaligus tetap memperhatikan faktor keselamatan,” ujarnya.
Penanganan karhutla di kawasan TNGP menjadi perhatian karena berada di kawasan konservasi. Selain mengancam vegetasi dan ekosistem, kebakaran juga berpotensi meluas apabila kondisi kering dan angin mendukung penyebaran api.
“Karena itu, upaya pemadaman terus dilakukan dengan mengoptimalkan penanganan di lapangan dan menyiapkan dukungan udara melalui water bombing ketika kondisi visibility memungkinkan,” pungkasnya.(rob)













