loading=

Kota Pontianak Tuan Rumah MTQ XXXV Tahun 2027

Penyerahan bendera Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan yang diwakili Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sefpri Kurniadi kepada Wakil Wali kota Pontianak, Bahasan saat malam penutupan MTQ XXXIV Tahun 2026 di Kayong Utara, Sabtu (8/8/2026). Foto: ist/berkatnewstv
Penyerahan bendera Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan yang diwakili Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sefpri Kurniadi kepada Wakil Wali kota Pontianak, Bahasan saat malam penutupan MTQ XXXIV Tahun 2026 di Kayong Utara, Sabtu (8/8/2026). Foto: ist/berkatnewstv

Kayong Utara, BerkatnewsTV. Kota Pontianak akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ XXXV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2027 mendatang.

Penetapan itu ditandai dengan penyerahan bendera Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) oleh Gubernur Kalbar Ria Norsan yang diwakili Staf Ahli Gubernur Kalbar Bidang Sosial dan Sumber Daya Manusia (SDM), Sefpri Kurniadi kepada Wakil Wali kota Pontianak, Bahasan saat malam penutupan MTQ XXXIV Tahun 2026 di Kayong Utara, Sabtu (8/8/2026).

“Bagi yang berprestasi jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati karena sesungguhnya proses pembinaan dan istiqomah Al quran lebih bernilai dari sekadar juara,” katanya Sefri saat membacakan sambutan Gubernur Kalbar Ria Norsan.

Menurutnya, kemenangan yang sesugguhnya bukan hanya ketika meraih predikat juara melainkan ketika Al quran benar benar menjadi pedoman hidup yang tercermin dalam akhlak dan prilaku.

“Di tengah arus globalilasi dan derasnya informasi digital kita melihat mulai lunturnya semangat generasi muda membaca, menghapal, mendalami Al quran serta hadis nabi. Anak-anak dan remaja kita lebih akrab dengan gawai dan media sosial dibandingkan musaf Al quran.
Taman Pendidikan Al quran di sejumlah tempat mulai sepi peminat, majelis taklim kehilangan wajah muda dan tradisi bertadarus di surau dan di rumah perlahan tergantikan kesibukan lain,” terangnya.

Menurutnya jika kondisi ini dibiarkan bukan tidak mungkin generasi qurani yang selama ini kita banggakan akan semakin sulit kita temukan di masa depan.

Baca Juga:

Sementara itu Ketua LPTQ Kalbar, Andi Musa menyebutkan jumlah peserta MTQ XXXIV Tahun 2026 sebanyak 633 orang terdiri dari laki 316 orang dan perempuan 317 dari 14 kabupaten/ kota se Kalbar.

“Terdapat 8 cabang lomba yang terbagi menjadi 24 golongan putra dan putri jika diakumulasikan menjadi 48 lomba,” ucapnya.

Ia berharap juara satu supaya mempersiapkan diri menjadi calon peserta dari Kalbar untuk mengikuti MTQ Nasional XXXII yang akan berlangsung di DKI Jakarta Tahun 2027.(tmB)