loading=

Pemprov Kalbar Bidik Potensi Strategis Naikan PAD

Pemprov Kalbar Bidik Potensi Strategis Naikan PAD
Pemprov Kalbar Bidik Potensi Strategis Naikan PAD. Foto: ilustrasi

Jakarta, BerkatnewsTV. Pemprov Kalbar membidik potensi unggulan daerah untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) seiring kondisi fiskal yang turun.

“Di tengah kondisi fiskal saat ini, termasuk adanya penurunan dana transfer ke daerah, kita harus terus berinovasi. Tidak bisa hanya bergantung pada dana pusat, tetapi harus mampu menggali potensi daerah untuk meningkatkan PAD,” kata Sekda Pemprov Kalbar, Harisson usai mengikuti Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Ia sebutkan potensi strategis yang dapat terus dikembangkan untuk memperkuat ekonomi daerah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, hingga UMKM berbasis produk lokal.

“Kalbar memiliki banyak potensi unggulan yang bisa terus dikembangkan, maka dari itu tugas pemerintah daerah adalah memastikan potensi tersebut dikelola secara maksimal agar mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pembangunan ekonomi daerah tidak hanya berbicara tentang peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga harus berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:

“Penggunaan anggaran harus benar-benar efektif dan tepat sasaran. Setiap program pemerintah harus mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, kalau produktivitas meningkat, maka kesejahteraan masyarakat juga akan ikut meningkat,” jelasnya.

Ia juga menilai kolaborasi pembiayaan menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat pengembangan potensi daerah. Karena itu, pemerintah daerah perlu membangun sinergi yang kuat bersama OJK, perbankan daerah, maupun perbankan nasional.

“Pemerintah daerah harus mampu menggali potensi daerahnya masing-masing dan membangun kolaborasi pembiayaan dengan OJK, Bank Kalbar, maupun bank-bank Himbara agar produk-produk unggulan daerah bisa berkembang lebih besar dan memiliki daya saing,” ungkapnya.

Ia menambahkan penguatan sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan juga harus menjadi perhatian bersama karena menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“UMKM harus terus didorong agar naik kelas. Kita ingin produk-produk lokal Kalbar semakin berkembang, mampu masuk pasar yang lebih luas, dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.(tmB)