Sanggau, BerkatnewsTV. Salah seorang pengendara bermotor, Robi mempertanyakan Satlantas Polres Sanggau melakukan sosialiasi.
“Saya tidak pernah dengar mereka (Polisi) sosialisasi, mestinya sebelum operasi ada spanduk, atau plang yang menjelaskan sosialisasi kepada masyarakat,” katanya, Rabu (31/10)
Robi mengaku kaget saat ini dirinya ditilang karena kesalahan yang belum pernah disosialisasikan.
“Saya sangat mendukung operasi zebra ini, tapi sosialisasikan dulu, saya akui salah karena tidak menggunakan safety bell, biasanya di kota ini memang jarang yang makai, truck-truck dan mobil yang sudah lama yang tak ada sefti bell dari pabrikannya pun ditilang,” kesalnya.
Ia berharap, untuk tahap awal mestinya Polisi memberikan peringatan, bukan langsung ditindak.
“Kalau setelah diperingati masih melakukan pelanggaran silakan ditilang, itu wajar, tapi inikan langsung ditindak,” pungkasnya.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Sanggau AKP. Refandry Meidika Putra mempersilakan masyarakat komplain terhadap operasi yang dilakukan petugas, namun Ia meminta komplain yang dilakukan masyarakat harus berdasar.
Kasat bahkan menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi jauh – jauh hari.
“Imbauan kita di spanduk sudah ada, di sosial media juga ada. Kami sudah dari dua minggu yang lalu mensosialisasikan operasi zebra ini dan spanduk sudah dipasang dari seminggu yang lalu. Imbauan pagi-pagi juga sudah sering,” jelasnya. (dra)













