loading=

Pasar Induk Sui Raya Telan Anggaran Rp50 Miliar. Dibangun Dua Jalur Transaksi

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus didampingi Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau lokasi rencana pembangunan Pasar Induk di Kubu Raya, Selasa (20/10/2026). Foto: dian/berkatnewstv
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus didampingi Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau lokasi rencana pembangunan Pasar Induk di Kubu Raya, Selasa (20/10/2026). Foto: dian/berkatnewstv

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Pembangunan Pasar Induk di Desa Parit Baru Kecamatan Sui Raya akan menelan anggaran sebesar Rp50 miliar yang bersumber dari APBN dengan skema penganggaran multiyear tahun 2027 – 2028.

Konsep Pasar Induk yang sebelumnya dikenal Pasar Menanjak ini akan dibangun dengan dua jalur transaksi yakni darat dan air. Terlebih lokasinya terletak di pinggiran Sui Kapuas.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengatakan pembangunan akan memakai sistem multi years atau tahun jamak antara 2027 dan 2028.

“Tetapi nanti apabila, di APBN perubahan 2028 tidak ada perubahan kita tetapkan di 2027,” ucapnya saat agenda Kunker mengunjungi Pasar Induk di Sui Raya, Senin (19/10/2026).

Mekanismenya kata Lasarus di tahap awal sumber dana APBN akan menggelontorkan sebanyak Rp10 miliar dengan sisa Rp40 miliar pada APBN perubahan.

“Nanti progres serapan Rp10 miliar itu harus dapat kita kejar cepat. Jika sudah selesai dapat difungsikan masyarakat karena lokasinya sangat bagus ada lahan yang menyentuh hingga ke Sungai Kapuas, jadi akses nya ada dua bisa lewat darat dan air sungai Kapuas,” terangnya.

Baca Juga:

Sementara Bupati Kubu Raya Sujiwo mengapresiasi kunjungan kerja Komisi V DPR RI di sejumlah wilayah Kubu Raya. Menurutnya walaupun Kalbar 1 bukan sebagai dapil Komisi V namun perjuangan memajukan pembangunan di Kubu Raya menjadi atensi dari Komisi V DPR RI.

“Walaupun bukan dapil beliau Kalbar 1 ini, namun beliau luar biasa memberikan atensi. Apalagi ketika berbicara untuk kepentingan hak banyak orang, beliau melepaskan kedapilannya,” ujarnya.

Tidak hanya pasar induk, Sujiwo membuka kembali perjuangan dari parlemen pusat membangun Kubu Raya, diantaranya jalan Inpres daerah sebanyak lima titik yang bernilai Rp20 miliar di masing-masing titik.

“Turap juga banyak, normalisasi kita di tahun ini zero anggaran. Artinya hampir 100 persen normalisasi galian Sungai semua dikerjakan oleh Balai Sungai,” jelasnya.(dian)