loading=

Petugas Harus Seberangi Sungai dan Jalan Kaki Padamkan Kobaran Api

Petugas Harus Seberangi Sungai dan Jalan Kaki Padamkan Kobaran Api
Petugas gabungan berupaya melakukan pemadaman kobaran api yang membakar lahan gambut di Dusun Lintang Batang, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB malam. Foto: ist/berkatnewstv

Kubu Raya, BerkatnewsTV. Kendati dihadapkan dengan medan yang berat, petugas gabungan berupaya melakukan pemadaman kobaran api yang membakar lahan gambut di Dusun Lintang Batang, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB malam.

Untuk mencapai titik api, petugas harus menempuh perjalanan cukup jauh, menyeberangi sungai, kemudian berjalan kaki sambil memanggul peralatan menuju lokasi kebakaran.

Tiba di titik api, tim gabungan langsung melakukan pemadaman hingga kobaran berhasil dikendalikan. Namun, penanganan belum sepenuhnya berakhir. Petugas kembali melakukan pendinginan pada Minggu (30/8/2026) guna memastikan tidak ada bara yang masih tersisa di dalam maupun sekitar lahan gambut.

“Medannya cukup sulit karena harus menyeberangi sungai, kemudian berjalan kaki sambil membawa peralatan menuju titik api,” kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade.

Menurut dia, kondisi medan memang sulit namun petugas berupaya untuk tidak menunda penanganan. Tim Aman Nusa II bersama Babinsa dan relawan tetap bergerak hingga berhasil mengendalikan kobaran api.

Baca Juga:

“Berkat gerak cepat personel bersama Babinsa dan relawan, api dapat dipadamkan. Hari ini petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul di lahan gambut,” ujarnya.

Ade menuturkan, pendinginan menjadi bagian penting setelah pemadaman. Bara yang masih tertinggal di bawah permukaan gambut dapat kembali menyala apabila tidak ditangani secara menyeluruh.

“Kami berharap api tidak kembali muncul dan tidak merambat ke lokasi lain, terutama ke arah permukiman warga,” katanya.

Ade juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera memberikan informasi ketika menemukan titik api.

Menurut Ade, laporan masyarakat yang cepat dan tepat membantu petugas mengetahui keberadaan titik api sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan sebelum kebakaran berkembang lebih luas.

“Peran masyarakat sangat penting. Informasi yang cepat dan tepat memungkinkan personel segera mendatangi lokasi dan melakukan penanganan. Ini merupakan upaya bersama untuk mencegah karhutla meluas,” ucapnya.(tmB)